JawaPos.com - Jaecoo J7 resmi diperkenalkan di Indonesia. Mobil ini dibekali dengan Super Hybrid System (SHS) yang menjadi unggulan pada produk ini.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Evan Angganantika, menjelaskan, sistem SHS bisa dibilang super lantaran mampu menempuh jarak 1.200 km hanya dalam satu pengisian.
“Super hybrid system, kenapa hybridnya kita bilang super? pure battery kita 90-100 km dan jarak tempuh one single tank 1200 km dan lebih sebetulnya,” kata Evan saat memperkenalkan Jaecoo J7 di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (21/1).
Hal ini telah dibuktikan oleh timnya yang berangkat dari Jakarta ke Bali dengan kondisi bensin yang penuh dan tak diisi sama sekali selama perjalanan, sedangkan baterai juga dalam kondisi penuh. Angka ini dimungkinkannya menjadi angka tertinggi jangkauan mobil energi terbarukan (NEV) di Indonesia.
Sementara itu, Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean, menjelaskan mengenai skema kerja dari SHS dalam satu variabel untuk memberikan gambaran kepada konsumen.
Dengan sistem ini, mobil mampu melaju dengan kecepatan 0 hingga 40 kilometer per jam hanya dengan tenaga listrik murni, yang berarti hanya motor listrik yang menggerakkan ban.
Selanjutnya pada kecepatan 40 sampai 70 km per jam, mesin bensin atau motor bakarnya sudah mulai bekerja, tetapi tidak menyalurkan energinya ke roda. Hanya mengisi baterai sebagai generator, roda tetap dijalankan menggunakan motor listrik.
Kemudian pada kecepatan 70 sampai 80 km per jam berlangsung paralel, yang berarti motor listrik bekerja dan mesin bensinnya juga bekerja. Hal ini seperti dengan mobil hybrid pada umumnya. Sementara itu, pada kecepatan 80 km ke atas, mesin bensinnya telah bekerja secara masimal.
“Jadi seperti yang saya jelaskan tadi, ini adalah gambaran simpel, hanya satu variabel kecepatan, tapi pada saat nanti ada variabel dimana kita menginjak pedal gas dan lain sebagainya, mungkin ini dapat berubah, tapi tak perlu khawatir lantaram perpindahan dari mesin motor bakar dan elektriknya sangat sempurna,” ungkap Ryan.