Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juli 2024 | 16.46 WIB

Sering Terjadi Kecelakaan akibat Truk-Bus, Begini Tips Aman Berkendara di Sekitar Kendaraan Besar

Ilustrasi kecelakaan beruntun melibatkan mobil Penumpang dan bus. (Istimewa)


 
JawaPos.com - Terkenal angker, Tol Cipularang kembali mengalami kejadian kecelakaan beruntun pada Rabu (10/7) lalu. Kejadian terjadi di Tol Cipularang Km 85 arah Jakarta, wilayah hukum Purwakarta, Jawa Barat. 
 
 
Kecelakaan tersebut terjadi sore hari dan terjadi cukup parah, melibatkan sembilan kendaraan. Kecelakaan terjadi akibat bus Primajasa yang tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Bus tersebut kemudian menabrak 8 kendaraan di depannya.
 
"Kronologi sementara, kendaraan bus Primajasa Nopol B 7198 ZX datang dari arah Bandung menuju arah Jakarta setibanya di TKP di jalan yang menikung dan menurun diduga kurang antisipasi kemudian menabrak 8 kendaraan yang berada di depannya," jelas Ka Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (10/7).
 
Terkait kecelakaan beruntun yang lagi-lagi melibatkan kendaraan besar yakni bus, pakar keselamatan berkendara sekaligus Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengingatkan lagi mengenai sikap mengemudi bertahan atau defense driving.
 
Selain itu, Sony juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga jarak dari kendaraan besar. Sebab dalam gambar yang beredar, tampak beberapa mobil disundul oleh bus dan truk dalam kejadian kecelakaan di Tol Cipularang Rabu lalu.
 
"Kilometer itu memang "horor", bukan karena setan, tapi banyak pengemudi yang terlena. Banyak yang saat jalan menurun justru tancap gas supaya kencang untuk mengejar momentum tanjakan di depan," jelas Sony saat dihubungi JawaPos.com.
 
Padahal sikap tersebut justru salah. Menurut Sony, semua harus terukur. Saat turunan nggak perlu ngebut, lebih aman gunakan engine brake dan sesekali service brake (untuk kendaraan besar.
 
"Dan jika ketemu tanjakan oper gear rendah. Jadi jangan pernah gunakan teknik balap di jalan Tol," lanjut Sony.
 
Sementara terkait sikap berkendara di jalan besar, hal tersebut juga penting diperhatikan. Sebaiknya, Sony mengingatkan untuk kendaraan kecil tidak terlalu lama berada di dekat kendaraan besar.
 
"Jika memilih aman memang sebaiknya jaga jarak dengan kendaraan besar. Saat turunan usahakan tidak berada diposisi depannya kendaraan besar atau berada satu lajur. Dan jika tanjakan sebaliknya," tegas Sony.
 
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan blind spot. Truk besar atau bus memiliki blind spot yang lebih besar dari pada kendaraan kecil. Hindari berada di sebelah kanan belakang atau depan truk, karena biasanya ini adalah area-area yang tidak terlihat oleh pengemudi truk.
 
Terakhir, jika Anda harus mengubah jalur atau berpindah posisi di depan truk besar, lakukan dengan perlahan dan berhati-hati.
Truk besar memerlukan jarak yang lebih panjang untuk berhenti daripada kendaraan kecil, sehingga manuver mendadak dapat berpotensi berbahaya. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore