JawaPos.com - Pada mobil dengan transmisi manual, salah satu yang menentukan kenyamanan adalah setelan kopling yang tepat. Jika tidak pas, setelan kopling ini akan merembet kemana-mana, dimulai dari susah masuk gigi, terlalu dalam, terlalu pendek (pijakannya), keras sampai yang paling parah membuat transmisi cepat rusak.
Nah, menentukan setelan kopling mobil yang benar merupakan hal yang gampang-gampang susah. Butuh kecermatan tersendiri untuk bisa menghasilkan setelan kopling yang benar. Bila berhasil membuat setelan kopling yang benar, Anda akan lebih mudah dalam melakukan transmisi gigi mobil.
Ada beberapa cara yang mesti dilakukan, bila Anda ingin menghasilkan setelan kopling mobil yang benar. Menyetel ketinggian pedal kopling, serta mengatur jarak gerak bebas pedal kopling adalah keduanya.
Dampak dari setelan kopling mobil yang tidak pas bisa beragam. Misalnya, pegas kopling bisa melemah. Setiap sistem kopling dilengkapi dengan pegas yang terhubung langsung pada bagian pedal. Pegas ini bekerja untuk meredam hentakan dan getaran pada saat perpindahaan gigi terjadi.
Daya pegas memiliki masa penggunaan yang semakin lama akan melemah. Ketika kemampuan pegas sudah menurun, maka hentakan dan getaran tidak dapat diredam kembali. Ini bisa terjadi karena setelan kopling terlalu tinggi.
Kemudian, kerusakan pada komponen transmisi bisa juga terjadi. Seperti pada kampas kopling. Jika setelan terlalu dalam, kampas akan lebih banyak menekan. Plat kopling juga bisa kena.
Disebut juga dengan clutch disc assy atau komponen plat kopling yang fungsinya untuk mentransfer energi serta putaran dari mesin ke arah transmisi yang menggunakan gaya gesek. Hanya saja gaya gesek yang diciptakan sangat besar sehingga jika pengemudi mengoperasikannya dengan cara salah akan tidak beraturan.
Efeknya adalah kerusakan pada plat kopling dan memunculkan bunyi ketika kopling dilepaskan. Kerusakan pada kopling juga ditandai oleh munculnya bau seperti terbakar atau gosong. Bau ini berasal dari bagian kampas kopling yang sudah aus namun harus bergesekkan dengan flywheel, ini juga bisa jadi merupakan dampak dari setelan kopling yang tidak pas.
Jika tidak pas, pengendara sebetulnya bisa merasakan. Mobil tidak akan kuat menempuh jalan tanjakan, akselerasi yang dihasilkan pun akan melemah. Jika setelah itu kopling muncul bunyi baik saat ditekan atau dilepaskan artinya terdapat kerusakan yang cukup parah.
Setelah muncul bunyi pada kopling, lambat laun Anda akan mengalami kesulitan ketika hendak melakukan perpindahan transmisi. Sama seperti penyebab kopling mobil bunyi saat dilepas, biasanya muncul karena kampas sudah tipis.
Hal yang akan Anda alami adalah kopling terasa berat dengan jarak tekannya menjadi pendek. Anda akan kesulitan mengendalikan transmisi disebabkan tenaga mesin belum terputus maksimal.