
Metode full to full membuktikan konsumsi BBM Yamaha Fazzio.
JawaPos.com - Berkendara dengan sepeda motor dilakukan masyarakat ibu kota dengan jalan yang begitu macet. Bersepeda motor dianggap praktis dan efisien. Selain itu, dengan sepeda motor perjalanan jadi gesit dan irit.
Bicara irit berkendara, Yamaha kembali mengadakan kompetisi eco-riding untuk menguji seberapa irit konsumsi bahan bakar dari line up Classy Yamaha pada event Clan of Classy di Jakarta baru-baru ini.
Para peserta berkesempatan untuk mengendarai Fazzio Hybrid untuk berkelilling Kota Jakarta dengan jarak kurang lebih 80 kilometer. Selain berkendara dengan Yamaha Fazzio Hybrid, peserta juga ditantang untuk melakukan Eco-Ride Challenge.
Peserta berlomba untuk mendapatkan hasil konsumsi bahan bakar paling irit pada Fazzio Hybrid Series. Dengan mayoritas kondisi perjalanan yang relatif lancar, peserta berkendara melewati Jaan Letjen Suprapto, kemudian menuju Barito melalui Jalan Asia Afrika hingga berakhir di salah satu cafe estetik di daerah Matraman.
Peserta juga berkesempatan melewati jalur yang banyak digunakan oleh komunitas Sunmori (Sunday Morning Ride) yang terkenal di Jakarta seperti daerah Senayan dan Jalan Dipati Unus.
Di luar dugaan salah satu dari peserta Eco Ride Challenge berhasil mendapatkan konsumsi bahan bakar yang bisa dibilang sangat irit, yaitu 102,8 Km/liter. Sedangkan untuk rata-rata hasil pengetesan konsumsi bahan bakar Fazzio Hybrid mencapai 84.4 Km/liter.
Metode yang digunakan pada Eco-Ride Challenge kali ini adalah dengan menggunakan metode full to full yang diukur berdasarkan jarak tempuh selama berkendara. Penasaran kok bisa sebegitu irit?
Ari, salah satu blogger peserta Eco-Ride Challenge menjelaskan, untuk memperoleh hasil konsumsi bahan bakar yang irit dibutuhkan konsistensi dalam gaya berkendara. Mulai dari konsisten pada saat buka-tutup gas hingga menahan kecepatan ideal untuk menekan konsumsi bahan bakar berlebih.
"Pengereman juga punya peran penting dalam berkendara irit bahan bakar. Pada event Clan of Classy minggu lalu saya coba beberapa teknik tersebut dan hasilnya sangat di luar dugaan. Saya berhasil memperoleh konsumsi bahan bakar yang sangat irit di 102,8 Km/liter," kata Ari.
Berikut beberapa tips untuk berkendara hemat bahan bakar.
Pertama, hindari berkendara dengan kecepatan di bawah 20 Km/jam. Karena pada kecepatan di bawah 20 Km/jam sepeda motor sedang membutuhkan momentum torsi yang besar untuk mendorong motor dan pengendara.
Kedua, sebaiknya tidak membuka gas secara spontan. Akan lebih baik jika tuas gas ”diurut” atau dibuka-tutup secara perlahan dan bertahap. Kemudian, hindari buka tutup gas yang tidak perlu atau secara terus menerus (menggeber motor). Kondisi ini akan mengakibatkan konsumsi bensin akan lebih boros.
Hindari juga terlalu sering menekan rem depan ataupun rem belakang secara mendadak. Sebaiknya jaga jarak saat berkendara untuk menghindari kendaraan lainnya di jalan.
Terakhir, manfaatkan fitur penghemat bahan bakar pada sepeda motor seperti fitur Stop & Start Engine. Fitur dengan sistem otomatis yang membuat mesin stop atau mati saat berhenti lebih dari 5 detik dan Start atau menyala kembali saat tuas gas diputar.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
