Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 September 2023 | 17.47 WIB

Masih Betah Pakai Mesin V8, Ford Belum Berpikir Suntik Mati Mustang dan Beralih ke Listrik

Wujud Ford Mustang. - Image

Wujud Ford Mustang.

JawaPos.com - Mesin V8 merupakan bagian integral dari identitas Ford Mustang. Sebagai identitas dan citra yang melekat sebagai American Muscle, mesin V8 Ford Mustang menjadi salah satu yang tidak akan diganti oleh perusahaan dengan baterai dan motor listrik dalam waktu dekat.

Masih betah dengan konfigurasi V8, Ford berkomitmen untuk menawarkan mobil Mustang dengan mesin pembakaran internal. Sejauh ini, Ford bahkan tidak memiliki rencana untuk menghentikan powertrain dalam model tersebut.

Mark Rushbrook, direktur global Ford Performance Motorsport, mengatakan kepada CarSales bahwa perusahaan akan membangun mesin V8 selama masih bisa. Dirinya menambahkan bahwa Ford belum menentukan tanggal pensiun untuk mesin delapan silinder.

Senada, Manajer merek global Mustang, Jim Owens, menggemakan sentimen serupa kepada laman Drive. Dia mengatakan pembuat mobil masih berinvestasi dalam mesin V8 untuk model masa depan bahkan ketika pembuat mobil meningkatkan produksi kendaraan baterai-listrik.

Namun, peraturan pemerintah mungkin memaksa Ford untuk mengubah rencana tersebut. Pengetatan standar emisi membuat pembuat mobil mengurangi ukuran mesin dan menambahkan turbocharger untuk mematuhi aturan yang terus berkembang.

Ford tidak akan mengatakan bagaimana rencananya untuk mempertahankan V8 di Mustang , tetapi kepala insinyur kendaraan Mustang Tim Smith secara samar mengungkapkan bahwa perusahaan selalu menguji segalanya. Salah satu kemungkinan yang bisa membuat mesin pembakaran tetap hidup adalah bahan bakar sintetik. Lebih dari satu pembuat mobil sedang menjajaki teknologi alternatif, dengan Porsche, Stellantis dan lainnya menguji e-fuel.

Menurut Motor1, Bentley juga belum lama ini menghadiri Goodwood Festival of Speed tahun ini dengan armada kendaraan yang menggunakan biofuel. Bahan bakar pengganti drop-in diklaim dapat mengurangi emisi tanpa perlu memodifikasi kombinasi mesin yang ada. Bentley, yang memasang tangki biofuel besar di markas Crewe-nya, menggunakan barang-barang itu dalam model tertua yang masih ada yakni EXP2 1920.

Uni Eropa awalnya mengusulkan pelarangan penjualan mobil bertenaga pembakaran baru setelah 2035. Namun, sebelum menyelesaikan aturan awal tahun ini, regulator mengusulkan dan mengesahkan penjualan kendaraan bertenaga bahan bakar elektronik setelah tenggat waktu tersebut.

Ford berharap Mustang generasi berikutnya akan menarik pembeli yang lebih muda ke merek tersebut. Dengan tersingkirnya Chevrolet Camaro dan Dodge Challenger, Mustang akan bebas dari persaingan dari rival lintas kotanya dalam hampir 20 tahun, dan ini bukan pertama kalinya Ford sendirian.

Ford tidak berpikir itu dapat mengubah setiap mantan penggemar Camaro dan Challenger, tetapi percaya segmen inti pembeli akan menikmati mobil sport tersebut. Diketahui juga bahwa penggemar American Muscle memang sangat setia dan kebanyakan merupakan penggemar lama yang senang dengan deru mesin V8 khas Ford.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore