alexametrics

Nggak Daftar PSE, Steam, DOTA, CS dkk Sudah Diblokir

30 Juli 2022, 09:26:50 WIB

JawaPos.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sebelumnya menjadwalkan bahwa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang tidak mendaftar sampai Jumat (29/7) dini hari, mereka akan diblokir. Sesuai rencana, pemblokiran secara bertahap mulai dilakukan.

Pantauan JawaPos.com, Sabtu (30/7) pagi, tampak beberapa platform digital mulai diblokir Kominfo termasuk kategori platform game dan distribusi game populer yang ada di Tanah Air. Nama-nama PSE tersebut adalah Epic Games, DOTA, Counter Strike, Origin dan Steam yang sudah tidak bisa diakses.

Dengan demikian, para gamer di Tanah Air tidak bisa lagi mengakses platform di atas untuk menemukan informasi, mengunduh, dan membeli game favoritnya lewat kelima situs di atas.

Selain games, beberapa platform dan layanan PSE lainnya yang juga sudah tidak bisa diakses adalah Yahoo. Saat dijajal dari ponsel melalui peramban, laman Yahoo sudah tidak bisa diakses. Begitu pun saat diakses menggunakan desktop.

Namun demikian, pemblokiran ini tampaknya dijalankan secara bertahap oleh Kemenkominfo melalui Internet Service Provider (ISP). Beberapa ISP lainnya ada yang masih bisa mengakses layanan-layanan yang disebutkan tadi.

Sampai berita ini dibuat, pihak Kemenkominfo belum memberikan pernyataan apapun. Hal ini jelas terkait skema dan detail pemblokiran yang mulai dilakukan yang sudah mulai berjalan.

Sebagaimana diketahui, PSE-PSE yang mulai diblokir karena belum juga mendaftarkan diri ke Kemenkominfo setelah dilayangkan surat teguran. Kewajiban pendaftaran ini tertuang dalam amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat atau swasta.

Sebelumnya, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Kominfo telah mengirimkan surat teguran kepada Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, Origin pada Sabtu, 23 Juli lalu.

Semmy, demikian sapaan akrabnya menyebut, surat teguran berlaku selama lima hari kerja kerja setelah surat dikirim. Sehingga perhitungan hari tersebut dimulai pada Senin 25 Juli sampai Jumat 29 Juli 2022.

“Jadi kami baru mengirimnya itu tanggal 23 (Juli) hari Sabtu, bukan hari kerja. Makanya berlakunya Jumat sekarang. Karena kami harus verifikasi. Jadi dikirim 23 juli. maka takedown-nya nanti (tengah) malam,” ungkap Semmy dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat, Jumat (29/7) sore kemarin.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: