alexametrics

Smartfren Siap Menyongsong Era 5G

28 Oktober 2019, 18:14:04 WIB

JawaPos.com – Seiring dengan semakin dekatnya rencana pemerintah untuk merilis layanan 5G secara komersial, beragam langkah telah disiapkan oleh operator telekomunikasi. Setelah sebelumnya melakukan uji coba teknologi berbasis 5G untuk industri pada Agustus 2019 lalu, kali ini PT Smartfren Telecom Tbk melakukan simulasi penerapan teknologi 5G di era 4G.

Salah satunya adalah di Surabaya Jawa Timur, dimana Smartfren menerapkan satu sistem dan juga infrastruktur yang mengambil salah satu prinsip dari teknologi 5G yaitu kepadatan jumlah penerima dan juga pemancar.

“Salah satu contoh penerapan insfrastruktur dan juga teknologi baru yang kami terapkan adalah dengan meletakkan antena lebih dekat ke tanah, untuk mentransmisikan apa yang disebut sebagai “gelombang millimeter” dan juga menambah jumlah pemancar dan penerima yang lebih besar,” ujar VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Prabowo.

Hal ini akan memungkinkan kepadatan penggunaan yang lebih tinggi. Salah satu prinsip teknologi 5G inilah yang sudahSmartfren exercise dan terapkan sekarang. “Memang saat ini prinsip teknologi ini kami gunakan untuk mengurai kepadatan dan juga mengoptimalkan layanan kepada para pelanggan,” cetusnya.

Selain teknologi dan juga prinsip diatas, sejak 2017 lalu Smartfren telah menerapkan beberapa teknologi yang menjadi salah satu pendukung dari penerapan teknologi 5G yaitu Massive MIMO Base Stations dan Multi-Antenna Space Division Multiple Access (SDMA). Teknologi 5G diprediksi Smartfren akan dimanfaatkan terutama untuk kepentingan industri dan tidak menjadi suatu teknologi yang akan menggantikan konektivitas 4G.

Sementara untuk kebutuhan end-user yang memakai handset atau perangkat mobile, masih akan menggunakan 4G. Dengan kata lain, 5G nantinya masih akan fokus pada pasar tertentu, terlebih, perangkat mobile yang mendukung 5G masih terbatas saat ini.

“5G nantinya bukan hanya sebagai suksesor 4G karena 5G punya spesifikasi tersendiri untuk pasar yang sangat fokus, seperti industri, mobil, entertainment yang membutuhkan kapasitas bandwith yang besar, jadi jangan terpikir 5G akan menggantikan 4G, tapi pelengkap, akan berbarengan,” tutup Munir.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Ratih Paramitha, ARM



Close Ads