Belum Usai, Elon Musk Berencana Lakukan PHK Lanjutan di Twitter

23 November 2022, 08:52:21 WIB

JawaPos.com – Twitter dilaporkan dapat memangkas lebih banyak tenaga kerjanya. Setelah melakukan rangkaian PHK massal beberapa waktu lalu, hal ini tampaknya tak cukup membuat Elon Musk menghentikan rencananya untuk melakukan efisiensi di tubuh Twitter.

Berdasarkan laporan Bloomberg, Elon Musk sedang mempertimbangkan PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja baru. Rangkaian PHK ini disebut menargetkan tim penjualan dan kemitraan perusahaan.

Skala pemotongan potensial tidak jelas tetapi terjadi setelah sejumlah besar karyawan menolak ultimatum Twitter 2.0 yang dilontarkan Elon Musk beberapa waktu lalu. Pada hari Jumat, Elon Musk dilaporkan meminta Robin Wheeler, kepala penjualan iklan Twitter, dan Maggie Suniewick, kepala kemitraan perusahaan, untuk memecat lebih banyak karyawan.

Sementara dilansir dari Engadget, Twitter tidak segera menanggapi permintaan tanggapan. Namun diketahui, saat ini jejaring sosial tersebut memang tidak lagi memiliki tim komunikasi.

Jika Twitter bergerak maju dengan pemangkasan pekerja lanjutan, hal ini akan menambah panjang daftar PHK yang dilakukan Elon Musk selepas mengakuisisi Twitter beberapa waktu lalu. Sebelumnya saja, angka PHK massal di tubuh Twitter sudah mencapai 50 persen dari tenaga kerja kuat perusahaan yang sebelumnya berjumlah 7.500 orang.

Angka tersebut belum termasuk daftar pekerja kontrak yang sebelumnya juga diberhentikan. Atas langkah yang demikian dalam pengelolaan Twitter, banyak pihak khawatir akan timbul gesekan lain dan membuat banyak bagian Twitter tidak dapat dioperasikan secara sempurna.

Ada tanda-tanda yang sudah terjadi. Pada hari Sabtu, beberapa pengguna melihat sistem teguran hak cipta otomatis platform tidak berfungsi. Dalam satu utas terlihat oleh pengguna, tampak seseorang memposting keseluruhan film The Fast and the Furious: Tokyo Drift di hampir 50 tweet tanpa tindakan apapun dari Twitter.

Utas itu muncul sekitar satu hari penuh dan dibagikan secara luas sebelum Twitter menangguhkan akun yang bertanggung jawab untuk memposting film tersebut.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads