alexametrics

Pakar Sebut Syarat untuk Mencapai Transformasi Digital

23 Oktober 2021, 17:37:54 WIB

JawaPos.com – Pemerintah dalam beberapa waktu ke belakang kerap bicara soal transformasi digital nasional. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, masyarakat yang semakin melek digital diharapkan bisa mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

Program transformasi digital nasional 2024 yang dicanangkan pemerintah merupakan harapan bangkitnya ekonomi Indonesia di masa pandemi, dengan harapan rata-rata tumbuh lima persen (2022—2026). Sektor telekomunikasi dianggap bisa menjadi industri pendorong. Lewat ekonomi digital yang bertumpu pada kemajuan teknologi telematika diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Soal transformasi digital sendiri setidaknya ada tiga pilar yang mampu mendorong hal tersebut. Pertama adalah infrastruktur digital yang dapat dicapai dengan membangun konektivitas nasional hingga ke daerah 3T, membangun pusat data nasional, dan penataan frekuensi.

Kedua, lewat pemanfaatan digital yang dilakukan oleh pemerintah dan sektor-sektor penting hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pertanian di pedesaan dan ketiga, melalui penguatan pendukung, seperti keamanan siber, big data, financial technology (fintech) sampai ke mempersiapkan literasi masyarakat dan SDM di bidang TIK.

Kondisi digital ekonomi Indonesia saat ini tengah mengalami kenaikan PDB 5,5 persen (BPS 2019), tapi tidak diiringi dengan pertumbuhan industri komputer dan elektronik yang turun -0,15 persen. Hal ini disebabkan sisi konsumsi barang dan jasa import sangat tinggi dibandingkan ekspor.

Sedangkan, untuk PDB di sektor Komunkasi dan Informasi mengalami kenaikan rata-rata 10 persen (BPS 2019). Sebelum pandemi antara kurun waktu Januari 2019-Januari 2020 saja sudah terjadi peningkatan penggunaan koneksi mobile phone 4,6 persem dan pemakaian internet 17 persen.

Memasuki era pandemi covid-19 mulai terpetakan industri-industri yang bakal terus bertahan, salah satunya ICT, selain E-Commerce, kesehatan, layanan dan peralatan medis, pemrosesan makanan, retail makanan, dan pertanian.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto




Close Ads