alexametrics

Telkomsel Pede Jadi Digital Telco Company Lewat Tiga Pilar Inovasi

21 Mei 2019, 14:56:55 WIB

JawaPos.com – Transformasi Telkomsel menuju digital telco company semakin terlihat. Kini, perusahaan telekomunikasi itu memiliki tiga pilar inovasi digital yang terdiri dari The NextDev, Telkomsel Innovation Center (TINC), dan yang terbaru Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Ketiganya dikatakan sebagai platform penyokong ekosistem digital nasional.

Tiga pilar inovasi digital Telkomsel itu memiliki kesamaan misi dalam membangun ekosistem bagi startup. Namun begitu, antara The NextDev, TINC, dan TMI memilki fokus yang berbeda dalam memberikan kontribusi pada berbagai tahap perkembangan startup, seperti talentscouting, inkubasi, go-to-market maupun strategic investment.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, dalam waktu yang tidak lama lagi, lndonesia akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi kreatif digital terbesar di Asia. “Telkomsel ingin menjadi inspirasi dan memberikan akomodasi yang berkelanjutan bagi para technopreneur Indonesia dengan fokus pada penggunaan teknologi terkini layaknya sebuah startup yang tangkas, efektif, dan mampu bertahan di segala kondisi,” katanya di kantor Telkomsel di Jakarta, Senin (20/5) sore.

Melalui tiga pilar inovasi digital, menurut Ririek, Telkomsel siap membantu startup merealisasikan inovasi-inovasinya guna mendukung transformasi berbagai industri di Indonesia. “The NextDev, TINC, dan TMI merupakan program Telkomsel yang masing-masing telah berjalan dan memiliki kesamaan misi untuk membina perusahaan muda atau startup dengan mengasah ketangkasan, keahlian dalam teknologi, serta semangat kewirausahaan,” imbuhnya.

The NextDev merupakan pilar inovasi digital yang ditujukan khusus untuk mewadahi early stage startup (seed dan pre-series) lokal dengan aplikasi digital yang dapat memberikan solusi bagi masalah sosial di masyarakat. Dilaksanakan sejak 2015, The NextDev konsisten melakukan talent-scouting dan telah mengumpulkan sekitar 5.000 ide serta gagasan dari para pengembang di 40 kota di Indonesia. Melalui The NextDev Academy, startup terpilih diberikan serangkaian program pembekalan untuk memperkuat dampak sosial startup bagi masyarakat serta daya keberlanjutan bisnis startup tersebut.

The NextDev Landmark juga akana hadir sebagai tempat untuk mengakomodasi interaksi komunitas dan merangsang pertumbuhan startup lebih lanjut. Belum lama ini salah satu startup binaan The NextDev, yaitu Habibi Garden, berhasil mendapatkan pengakuan global pada acara MWC Barcelona 2019 dengan gelar GloMo Awards Outstanding Mobile Contribution to UN SDGs.

Adapun TINC merupakan pilar inovasi digital berupa wadah riset dan pengembangan untuk para startup di kategori pre-series. Para developer dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti penyedia teknologi, korporasi, maupun regulator dalam pengembangan berbagai solusi digital terutama internet of things (loT). Selain diberikan network access dari Telkomsel, melalui program ini startup juga dibantu untuk meningkatkan kapabilitas teknis produk hingga mengeksekusi strategi go-to-market.

Caranya yakni dengan memanfaatkan berbagai aset dari Telkomsel seperti laboratorium IoT, mentoring, dan program inkubasi bersama expertise di berbagai bidang teknologi seperti IoT, Artificial Intelligent, Machine Learning, serta Big Data. TlNC dikatakan tidak hanya untuk mendukung terciptanya produk siap pakai dan layak jual, namun juga untuk mengakselerasi terciptanya ekosistem digital yang matang di Indonesia.

Sementara TMI, seperti sudah kami beritakan sebelumnya, TMI merupakan inovasi terbaru Telkomsel yang berfokus melakukan aktivitas investasi pada startup kategori series A, pre-series B, series B, dan pre-series C yang menjanjikan serta memiiiki potensi untuk bekerja sama secara sinergis. Dana awal yang dikeluarkan TMI adalah sebesar USD 40 juta yang berkolaborasi dengan MDI Ventures Teikom dan Singtel |nnov8, sebuah corporate venture capital (CVC) milik Singtel.

Ririek berharap bahwa berbagai wadah inovasi teknologi dari Telkomsel diharapkan dapat mengakselerasi para technopreneur muda untuk merealisasikan ide-ide kreativitas mereka. Tentunya yang sejalan dengan kebutuhan pasar dan mampu memberi nilai tambah secara sosial bagi konsumen.

”Inisiatif Making Indonesia 4.0 menuntut kesiapan sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi. Ketiga pilar inovasi digital Telkomsel diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di bidang teknologi, sehingga Indonesia lebih siap untuk menghadapi kompetisi global di masa depan,” tutup Ririek.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto


Close Ads