alexametrics

Server Streaming Game Google Stadia Gunakan CPU dan GPU Kustom

21 Maret 2019, 15:10:18 WIB

JawaPos.com – Google baru saja mengumumkan bisnis game masa depan lewat layanan berbasis cloud bernama Stadia. Game streaming Google Stadia ini menambah semarak layanan game yang ada saat ini, seperti milik Playstation, Nintendo, Xbox, dan banyak lagi.

Bagi yang belum tahu, cloud gaming atau platform streaming game secara sederhana memungkinkan pengguna dalam hal ini gamers untuk bisa memainkan game apa pun. Baik berat maupun ringan, games dapat dijalankan menggunakan perangkat apa saja asalkan memiliki koneksi internet yang memadai.

Lebih lanjut, Google Stadia merupakan platform streaming game yang memungkinkan gamers bermain dengan perangkat apa pun, tapa perlu spesifikasi yang tinggi. Dikutip dari EuroGamer, Kamis (21/3), Google Stadia pada setiap servernya menggunakan prosesor kustom x86 dengan kecepatan 2,7 GHz hyper-threaded CPU dengan AVX2 SIMD dan 9,5MB L2 + L3 cache yang dipasangkan dengan RAM 16 GB.

Google Stadia, Streaming Game Google Stadia
Google meluncurkan layanan streaming game Stadia. (AndroidAuthority)

Yang menonjol dari spesifikasinya adalah pengolah grafis atau GPU-nya. GPU server Google Stadia merupakan besutan AMD. GPU-nya juga khusus, yakni dibuat secara kustom dengan memori HBM2 dan 56 unit komputasi yang mampu menghasilkan 10,7 teraflops dengan kinerja pengolahan data hingga 484 GB per detik.

Saat ini, tidak jelas apakah memori 16 GB untuk seluruh sistem, atau hanya untuk VRAM GPU. Namun, bandwidth yang dikonfirmasi menunjukan kecocokan 100 persen untuk HBM2 yang digunakan pada kartu grafis RX Vega 56 AMD

Google menyebut bahwa perangkat keras ini dapat ditumpuk, serta penghitungan CPU dan GPU bersifat ‘elastis’. Jadi beberapa contoh perangkat keras ini dapat digunakan untuk membuat game yang lebih ambisius. Perusahaan juga menyebut konfigurasi ini sebagai sistem ‘generasi pertama’, sehingga perangkat keras pusat data ini akan berevolusi seiring waktu tanpa diperlukan peningkatan dari sisi pengguna.

Seperti diberitakan sebelumnya, Google Stadia memungkinkan untuk dimainkan lewat perangkat apa pun sejauh dia memiliki layar. Misalnya saja smartphone, tablet, PC, laptop, smart tv, dan lainnya.

Google dalam perilisan Stadia juga mengungkap mereka akan merilis kontroler juga. Raksasa mesin pencari yang kini getol di perangkat lunak itu menjadwalkan Google Stadia akan dirilis akhir tahun ini.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads
Server Streaming Game Google Stadia Gunakan CPU dan GPU Kustom