alexametrics

Dicerai Android, Huawei Siap Bangkit dengan OS Hongmeng

20 Juni 2019, 11:19:55 WIB

JawaPos.com – Huawei mulai berusaha bangkit usai ‘dicerai’ Android akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Kini Huawei dikabarkan tengah mempersiapkan sistem operasi atau OS sendiri bernama Hongmeng. OS tersebut akan menggantikan peran Android pada perangkat smartphone Huawei.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Reuters via PocketLint, Rabu (19/6), Huawei telah mendaftarkan Hongmeng OS sebagai merek dagang. Menurut data dari World Intellectual Property Organization (WIPO), Hongmeng sebagai sebuah alternatif untuk pengganti OS Android Google, setidaknya telah didaftarkan ke sembilan negara.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen, Tiongkok, itu telah mengajukan merek dagang Hongmeng di Kamboja, Kanada, Korea Selatan, dan Selandia Baru. Perusahaan juga mengajukan permohonan untuk merek dagang OS di Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa pada 14 Mei lalu.

OS Hongmeng diharapkan akan tersedia untuk ponsel Huawei pada musim gugur atau Oktober mendatang. Namun perusahaan masih menghadapi tantangan seperti bagaimana memberikan alternatif untuk layanan Google dan membangun ekosistem aplikasi lainnya. Laporan sebelumnya menyatakan bahwa Hongmeng akan mendukung aplikasi Android, kemungkinan didasarkan pada Proyek Open Source Android. Huawei juga mendekati pengembang untuk memasukkan aplikasi ke dalam AppGallery sendiri sehingga tetap dapat diakses.

Masih belum jelas bagaimana Huawei akan berencana untuk meluncurkan OS alternatifnya itu. Perusahaan mengaku masih ingin bekerja dengan Android, sementara Google juga telah mengatakan bahwa mereka masih ingin mendukung Huawei. Meski begitu, tak dapat dielakkan bahwa lisensi Huawei untuk menggunakan versi Android lengkap dengan layanan Google-nya hanya berlangsung hingga Agustus 2019.

Sementara dikutip dari GSMArena, Huawei telah mengirimkan satu juta smartphone dengan OS Hongmeng-nya itu ke para pengembang. Menurut perusahaan Rosenblatt Securities, perangkat sedang dipersiapkan untuk pengujian, tanpa mengklarifikasi apakah itu smartphone yang sebenarnya tersedia di pasar atau produk pengembangan. Laporan tersebut mengungkapkan perangkat lunak in-house kompatibel dengan semua aplikasi Android dan memiliki peningkatan fungsi keamanan untuk melindungi data pribadi.

China Daily mengutip Yu Chengdong atau dikenal sebagai Richard Yu, CEO Huawei dari kelompok bisnis konsumen, mengatakan bahwa sistem operasi perusahaan itu sendiri akan tersedia awal musim gugur ini atau paling lambat musim semi mendatang. “Perangkat ini siap dipasang pada ponsel, komputer, tablet, TV, mobil, perangkat yang dapat dikenakan, dan segala hal lain yang dapat Anda gunakan untuk menginstal OS,” kata Yu dalam kelompok WeChat dengan pakar internet.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads