alexametrics

Jutaan Smartphone Android Dilaporkan Terancam jadi Target Hacker

18 Juni 2022, 14:07:00 WIB

JawaPos.com – Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa 35 persen smartphone Android di seluruh dunia berpotensi sangat tidak aman dan riskan jadi target hacker alias penjahat siber. Hal ini mengingat usia Android yang sudah terbilang matang, namun banyak orang tidak melakukan pemutakhiran perangkat mereka.

Banyak ponsel Android dikabarkan akan segera tidak lagi menerima patch keamanan. Tanpa tambalan itu, ponsel akan rentan terhadap peretasan. Banyak perangkat tidak dapat memasang versi sistem operasi Google yang lebih baru.

Bitdefender, antivirus terkenal, baru saja menerbitkan laporan yang didedikasikan untuk keamanan smartphone Android. Pakar keamanan komputer perusahaan menunjukkan masalah yang ada pada proses distribusi Android tersebut.

“Perangkat Android menguasai sekitar 70 persen pasar, tetapi banyak dari perangkat ini menimbulkan risiko keamanan karena Google tidak lagi mendukungnya,” kata Bitdefender.

Banyak smartphone masih berjalan di Android versi lama. Tanpa patch keamanan, versi lama ini adalah celah yang paling disukai oleh peretas. “Terlalu banyak konsumen yang mengabaikan pentingnya patch keamanan dan terus menggunakan perangkat yang rentan bertahun-tahun setelah dinyatakan usang oleh pabrikan,” lanjut laporan itu.

Untuk membuktikan klaimnya, perusahaan memeriksa smartphone yang menggunakan aplikasi Bitdefender. Seperti yang diharapkan, ada sejumlah besar perangkat yang belum ditingkatkan ke Android 12 atau Android 11 saat ini.

Secara rinci, Android 12 mewakili 36,47 persen dari smartphone yang diperhitungkan dalam penelitian ini. Untuk bagiannya, Android 11 berada di 29,15 persen perangkat. Perhatikan bahwa Android 10 masih melengkapi 15,03 persen perangkat.

Seperti yang ditunjukkan Bitdefender, versi Android ini tidak akan lagi mendapatkan dukungan oleh Google mulai September 2022 mendatang. Ini ketika Android 13 akan tersedia dalam versi final dan stabil.

Maka dari itu, 35 persen smartphone Android yang digunakan di seluruh dunia tidak akan lagi mendapatkan patch keamanan dan membuka pintu bagi peretas. Di bawah Android 10, sistem operasi tersebut dikatakan paling rentan.

Bitdefender merekomendasikan untuk mempertimbangkan periode dukungan saat membeli perangkat baru. Perusahaan menyarankan untuk menghindari smartphone dengan dukungan perangkat lunak yang tidak memadai atau segera melakukan upgrade perangkat baru jika milik mereka dirasa sudah cukup tua.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads