alexametrics

5G di Indonesia Masih Mimpi, Korsel Sudah Jutaan Pengguna

14 Agustus 2019, 15:49:25 WIB

JawaPos.com – Jaringan seluler generasi kelima atau 5G di Korea Selatan (Korsel) mulai tumbuh pesat. Bahkan Korsel untuk layanan 5G-nya disebut sudah memiliki jutaan pengguna komersial.

Dikutip dari Techweb via Gizmochina, Rabu (14/8), Korsel merupakan salah satu negara pertama di dunia yang mulai menawarkan layanan 5G komersial. Berkat permintaan kuat untuk gadget terbaru dan strategi promosi yang agresif, jumlah pelanggan 5G tumbuh di negara ini.

Pada Juni lalu, Korsel dilaporkan akan memiliki lebih dari satu juta pelanggan seluler 5G. Sekarang, pengguna 5G di sana melebihi ekspektasi industri, yakni mencapai lebih dari dua juta pelanggan 5G minggu lalu.

Laporan menunjukkan bahwa Korsel kini memiliki sekitar 2,01 juta pengguna 5G dari tiga operator telekomunikasi utama. Di antaranya, SK Telecom memiliki 840 ribu pelanggan 5G, terhitung lebih dari 40 persen pangsa pasar. KT dan LG Uplus masing-masing memiliki 630 ribu dan 540 ribu pelanggan.

Meskipun Korsel sekarang memiliki lebih dari 2 juta pelanggan 5G, hal itu masih kurang dari 5 persen dari pengguna komunikasi seluler di negara ini. Namun, dengan peningkatan infrastruktur seperti jaringan 5G dan BTS, juga peningkatan smartphone 5G lainnya, pasar diprediksi akan terus meningkat secara substansial.

Negeri Gingseng itu diperkirakan bisa memiliki 4 sampai 5 juta pengguna 5G pada akhir tahun ini. Teknologi 5G sendiri bertujuan untuk memberikan kecepatan koneksi supercepat, latensi rendah, dan kemampuan untuk menghubungkan lebih banyak perangkat tanpa macet. Namun, masih ada beberapa masalah dalam cakupan dan kecepatan sistem komunikasi nirkabel generasi mendatang ini.

Biaya minimum atau harga awal dari tarif 5G di Korea Selatan adalah KRW 55 ribu atau sekitar Rp 649 ribuan untuk tiga operator jaringan seperti SK Telecom, KT, dan LG Uplus. Untuk diketahui, Korsel sendiri merupakan negara pertama di dunia yang meluncurkan layanan komersial 5G penuh pada 5 April lalu. Peluncurannya bahkan jauh sebelum Tiongkok.

Untuk Indonesia sendiri, layanan 5G diprediksi baru akan dapat dirasakan paling cepat pada 2022 mendatang. Itu pun baru prediksi. Saat ini Indonesia masih terus bersiap untuk layanan 5G sementara layanan 4G saja masih belum merata tersedia di seluruh Indonesia. Skema komersialisasi, infrastruktur jaringan dan frekuensi, serta regulasi masih terus digodok baik oleh pemerintah maupun operator seluler.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Close Ads