alexametrics

Provider Dukung Registrasi Kartu Prabayar Berbasis NIK

12 Oktober 2017, 14:16:14 WIB

JawaPos.com – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mendukung penuh kebijakan pemerintah perihal peraturan mengenai kewajiban registrasi pelanggan prabayar.

Kebijakan itu dianggap memberi manfaat bagi para provider, dalam mengoptimalkan pelayanan dan keamanan kepada pelanggan.

Selama ini, banyak kejahatan yang terjadi melalui penggunaan nomor telepon. Yang paling sering terjadi adalah SMS penipuan yang isinya bervariasi, mulai dari meminta pulsa sampai undian berhadiah.

“Telkomsel mendukung pemerintah yang memberlakukan peraturan mengenai kewajiban registrasi pelanggan prabayar. Menurut kami, peraturan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi pelanggan,” kata Vice President Corporate Communication ‎Telkomsel Adita Irawati kepada JawaPos.com, Kamis (12/10).

“Terutama dalam memberikan perlindungan kepada pelanggan agar terhindar dari tindakan kejahatan dan aksi-aksi penyalahgunaan layanan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” lanjut dia.

Irawati berharap nantinya pelanggan bisa melakukan registrasi secara baik dan benar. Menurutnya, hal itu akan membantu penyedia layanan dalam mendorong perbaikan dalam industri telekomunikasi, khususnya persoalan data.

“Kami berharap registrasi pelanggan prabayar ini dilakukan dengan baik dan benar oleh seluruh pihak. Sehingga akan menjadikan industri telekomunikasi lebih baik serta kompetisi yang lebih sehat di masa yang akan datang,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, mulai 31 Oktober nanti, semua kartu sub­scriber identification module (SIM card) harus teregistrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK).

Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak melakukan registrasi, nomor telepon seluler (ponsel) tidak bisa digunakan lagi.

Aturan baru tersebut diumumkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kemarin (11/10). SIM card nomor baru, bisa digunakan jika telah melakukan registrasi. Nomor lama pun diminta registrasi dan diberi tenggat sampai 28 Februari.

Jika sampai deadline itu tidak melakukan pendaftaran, nomor akan diblokir.

“Dengan ketentuan ini, semua nomor akan diketahui identitas pelanggannya. Itu sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan nomor,” kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza kemarin (11/10).

Sasaran utama kebijakan tersebut adalah pelanggan prabayar. Sebab, seluruh pelanggan pascabayar sudah teregistrasi. Kebijakan tersebut juga mendukung program national single identity.

Proses registrasi tidak sulit. Caranya, kirim SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#, sedangkan pelanggan lama menggunakan format ULANG# NIK# NomorKK#.

Registrasi dinyatakan berhasil apabila data yang dimasukkan calon pelanggan baru dan pelanggan lama prabayar tervalidasi.

Editor : admin

Reporter : (cr4/JPC)

Provider Dukung Registrasi Kartu Prabayar Berbasis NIK