alexametrics

Ketix, Startup Teknologi Bagi Penulis dan Penggemar Buku

10 Juli 2019, 08:04:48 WIB

JawaPos.com – Satu lagi startup teknologi Indonesia lahir. Teranyar adalah startup Ketix. Startup ini bisa dikatakan lahir dari kondisi masih belum tingginya minat membaca masyarakat Indonesia ditambah dengan tidak mudahnya penulis menerbitkan buku.

Co-founder Ketix, Tendi Murti yang juga pendiri Komunitas Menulis Online mengatakan, para penulis cenderung kesulitan mendokumentasikan tulisan mereka ketika ada di luar ruangan.

“Lewat aplikasi Ketix, para penulis juga bisa menerbitkan e-book mereka sendiri, yang nantinya bisa dipublikasikan secara gratis, atau dijual ke publik dengan bagi hasil 80 persen royalti untuk penulis dan 20 persen untuk Ketix,” ungkapnya pada peluncuran startup Ketix di Jakarta, Selasa (9/7).

Tendi menambahkan, Ketix berusaha memotivasi para penulis agar produktif dengan sistem bagi hasil yang sangat menguntungkan bagi mereka, dibanding kalau menerbitkan buku fisik. “Harapan kami dengan mempermudah proses menulis dan menerbitkan buku, Indonesia akan makin punya banyak penulis, makin banyak orang yang belajar menulis, dan akhirnya semakin tinggi minat membaca masyarakat”, imbuh Tendi.

Lewat aplikasi Ketix, para penulis bakal dipermudah untuk menulis dan menerbitkan buku. Ketix juga disebut menyediakan template gambar kaver buku andai sang penulis tidak punya kemampuan mendesain. Selain itu terdapat sistem rating dari pembaca sehingga penulis bisa langsung mendengarkan tanggapan pembaca atas tulisannya.

Bagi penikmat buku, Ketix juga menyediakan fitur subscribe agar bisa tahu buku terbaru dari penulis favoritnya. Selain itu ada beberapa mode membaca yang bisa membuat nyaman mata ketika membaca buku dari smartphone pada malam hari.

Ketix juga menawarkan fitur chat room bernama TixRoom, sehingga para pembaca dan penulis bisa saling berinteraksi atau bahkan berkomunikasi dengan penerbit. Bagi penulis pemula atau anak muda yang ingin belajar menulis buku, Ketix juga menyediakan kelas penulisan online dengan mentor para penulis berpengalaman.

Sejauh ini, Ketix mengklaim sudah ada 2.400 buku dari sekitar 1.200 penulis yang sudah terbit di aplikasinya. Beberapa di antaranya dari penulis terkenal seperti Dewa Eka Prayoga dan Fissilmi Hamidah.

Dalam satu tahun ke depan, Ketix berharap bisa melahirkan banyak penulis muda. “Kami punya mimpi besar untuk melahirkan satu juta penulis muda, termasuk mereka yang berasal dari daerah terpencil. Penulis harus bisa menjadi profesi yang menghasilkan, bukan cuma sekedar hobi,” kata King Bagus, founder Ketix dalam kesempatan yang sama.

Agar memotivasi para penulis, Ketix juga berencana membuat film pendek atau Tix Series dari buku terlaris yang dipublikasikan lewat aplikasi mereka. Startup Ketix saat ini hadir lewat aplikasi mobile di Android Playstore.

Startup Ketix saat ini masih dalam tahap bootstrap, alias belum mendapatkan pendanaan dari investor manapun. Mereka berharap ada investor yang juga punya misi yang sama untuk tidak hanya mencari untung, tapi juga mencerdaskan bangsa.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto