alexametrics

Kerja Sama Bareng Microsoft, LG akan Buka Industri Kendaraan Otonom

10 Januari 2019, 14:39:55 WIB

JawaPos.com – LG mengungkap kemitraannya dengan Microsoft. Hal itu terlihat saat gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2019 di Amerika Serikat (AS) yang berlangsung sepanjang empat hari terhitung sejak 8 Januari lalu. Adapun kerja sama keduanya ini tidak terkait dengan pengembangan produk elektronik tertentu dan lebih condong ke industri otomotif otonom.

Presiden LG Vehicle Component Solution Company Kim Jin-yong menyatakan, dalam kerja sama ini, kedua pihak sepakat saling membuka akses pengetahuan yang dimilikinya untuk mempercepat akselerasi industri otomotif otonom. “Kami sangat yakin kombinasi antara teknologi LG dan Microsoft akan menciptakan tolok ukur baru pada perkembangan kendaraan otonom dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI),” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, kerja sama ini akan membuat LG menerapkan pengetahuan AI milik Microsoft pada pengembangan berbagai komponen dan sistem mobil yang mendukung kendaraan otonom masa depan. Termasuk di dalamnya yaitu Advance Driver Assistance Systems (ADAS), Driver-Status Monitoring Camera (DSM), dan Multi-Purpose Front Camera.

LG Microsoft, LG Mobil Otonom, LG Microsoft Mobil Otonom
Ilustrasi: Kendaraan otonom. (Azom)

Selain itu, LG yang terkenal sebagai produsen elektronik rumah tangga itu juga disebut bakal menggabungkan Microsoft Virtual Assistant Solution Accelerator dalam sistem infotainment LG. Sementara melalui pemanfaatan layanan Azure Data Box milik Microsoft, data yang diambil sepanjang perjalanan dapat diunggah otomatis untuk melengkapi pustaka data yang bakal mendukung pengembangan perangkat lunak pengendaraan otonom (self-driving software).

Di sisi lain, manfaat kerja sama ini diklaim akan mendukung rencana LG dalam membangun dan menguji berbagai pengembangan yang dilakukannya. Melalui High Performance Computing (HPC) dan Graphic Processing Unit (GPU) yang didukung Microsoft Azure, LG berujar bahwa teknologinya akan secara drastis dapat mengurangi waktu belajar dan berkembang yang dibutuhkan perangkat lunak AI bagi berkendara otonom milik LG.

Pemanfaatan Azure pun dikatakan akan membantu perangkat lunak AI kendaraan otonom ini untuk mengenali dan membedakan pola termasuk pejalan kaki dari objek lainnya. Integrasi Azure dengan perangkat lunak pendukung kendaraan otonom ini juga disebut akan memberi peningkatan kemampuan pada teknologi ADAS, DSM, dan Multi-Purpose Front Camera milik LG.

Bicara mengenai jalinan kerja sama ini, LG menyatakan optimismenya untuk berkontribusi lebih besar pada percepatan laju pertumbuhan industri kendaraan otonom masa depan. Kombinasi infrastruktur canggih cloud yang dimiliki Microsoft dan perkembangan bisnis komponen otomotif LG disebut akan menciptakan akselerasi lebih baik pada pertumbuhan industri kendaraan otonom secara keseluruhan.

Senada dengan LG, Sanjay Ravi dari General Manager Automotive Industry Microsoft mengungkap optimisme yang sama. “Kolaborasi LG dan Microsoft akan dapat mendukung pembentukan masa depan transportasi,” katanya.

Melalui kerja sama ini, lanjutnya, akan dapat memperkuat para pembuat mobil untuk memberikan pengalaman penggunaan berbeda, menciptakan layanan baru sekaligus peluang pada pendapatan. “Hal ini akan didapat melalui penciptaan kendaraan yang lebih aman, lebih cerdas dan lebih berkelanjutan,” pungkasnya lagi.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads
Kerja Sama Bareng Microsoft, LG akan Buka Industri Kendaraan Otonom