alexametrics

Ikuti Tren, iPhone Mendatang Dikabarkan Pakai Sidik Jari Bawah Layar

7 Agustus 2019, 14:17:47 WIB

JawaPos.com – Menyematkan beberapa teknologi vital di balik layar smartphone saat ini sudah bisa diterapkan. Kamera, speaker, dan pemindai sidik jari atau fingerprint kini sudah bisa diletakkan di bawah panel layar smartphone.

Beberapa pabrikan pun sudah menyematkan under display fingerprint tersebut pada perangkatnya. Keluarga pabrikan smartphone Oppo, Vivo, dan Realme sudah menyematkannya pada perangkat smartphone mereka. Samsung juga demikian. Pun dengan vendor Tiongkok lainnya.

Untuk teknologi under display fingerprint, hanya Apple lewat iPhone-nya yang belum mengenakan teknologi tersebut. Namun kabar terbarunya, sebagaimana JawaPos.com kutip dari 9to5Mac, Rabu (7/8), Apple sebentar lagi mungkin akan ikut tren under display fingerprint untuk smartphone besutannya, iPhone.

Analis TF Securities Ming-Chi Kuo baru-baru ini merilis sebuah laporan yang menyebut bahwa Apple akan membawa kembali pengenalan sidik jari yang dinamakan Touch ID ke iPhone-nya mulai 2021. Analis itu percaya bahwa Apple bakal merilis iPhone dengan Face ID dan sensor biometrik sidik jari Touch ID di bawah layar.

Kuo mengatakan, selama 18 bulan ke depan, Apple akan menyelesaikan banyak masalah teknis demi menghadirkan pengalaman terbaik pada perangkatnya. Menurutnya, Apple ingin menyatukan teknologi pengenalan wajah dan pengenalan sidik jari di balik layar perangkat.

Apple pun telah mengajukan paten pada teknologi pengenalan sidik jari di bawah layar. Hal tersebut menunjukkan bahwa Apple masih mengejar masa depan Touch ID (tanpa tombol) pada perangkat masa depannya. Sementara iPhone saat ini hadir tanpa fitur tersebut dan Apple lebih percaya kepada fitur Face ID.

Namun, tantangan teknologi sidik jari di bawah layar saat ini, termasuk konsumsi daya, ukuran area penginderaan, ketebalan modul penginderaan, dan tingkat hasil produksi dari proses laminasi tampaknya masih menyulitkan Apple. Kuo meyakini bahwa masalah tersebut akan dibahas tahun depan sekaligus membuka pintu bagi Apple untuk merancang iPhone 2021 dengan membawa teknologi under display untuk fingerprint atau malah kameranya.

Kuo menambahkan, ada kemungkinan bahwa Apple akan menggunakan varian dari sistem ultrasonik sidik jari-under-display Qualcomm. Ini memungkinkan pengguna untuk menempatkan jari mereka di area layar yang besar untuk dipindai. Analis itu juga mengatakan bahwa jika Apple Watch memperoleh biometrik pada masa depan, bukan tidak mungkin pemindai sidik jari di bawah layar menjadi pilihan daripada kamera pengenal wajah Face ID.

Namun, sampai saat ini dia tidak bisa memastikan apakah Apple benar-benar mengerjakannya atau tidak. Baru-baru ini ini, TF Securities juga menerbitkan laporan lain dari Kuo yang merinci dampak tarif yang akan datang pada jajaran produk Apple. Apple kemungkinan akan menyerap tarif perang dagang apa pun dalam jangka pendek karena akan melakukan diversifikasi produksi di luar Tiongkok tahun depan.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

Close Ads