alexametrics

Sentilan Pakar Keamanan Siber atas Kasus Kebocoran Data yang Berulang

7 Januari 2022, 17:07:53 WIB

JawaPos.com – Pada awal tahun 2022, dugaan kasus kebocoran data sudah menyapa Tanah Air. Kali ini, data yang ditemukan berserakan di jagat maya adalah data terkait pasien dan layanan medis yang diyakini berkorelasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menanggapi hal ini, pakar keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya menyebut, kasus kebocoran data yang terjadi berulang kali seharusnya jadi perhatian serius pemerintah. Pengelola data juga diminta sungguh-sungguh dan komitmen dalam menjaga data publik yang mereka kelola.

“Jika terjadi kebocoran data, pengelola data jelas mendapatkan malu. Tetapi yang menjadi korban dan mengalami kerugian terbesar dari kebocoran data itu bukan pengelola data, melainkan pemilik data,” ujar Alfons kepada JawaPos.com, Jumat (7/1).

Dia menilai, melihat kasus kebocoran data yang terus terjadi, pengelola data seolah tidak belajar dari kesalahan dan tidak berusaha memperbaiki celah yang ada. “Hal ini yang sering terjadi di Indonesia dimana ketika kebocoran data terjadi, pengelolanya bukannya mengevaluasi diri, mengumumkan data apa saja yang bocor dan siapa saja yang mungkin terpengaruh supaya bisa melakukan antisipasi,” terangnya.

Dia menegaskan, pada era digital seperti sekarang ini, siapapun memang bisa menjadi target pelaku kejahatan siber. Apapun, termasuk data, bisa diambil dari celah keamanan yang ada.

Baru-baru ini, jaringan restoran cepat saji terkenal di dunia yakni McDonald’s, dijelaskan Alfons juga tak luput dari incaran para penjahat siber. Bobol juga, salah satu jaringan restoran terbesar di dunia itu juga pernah takluk di tangan peretas.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: