Biar Tak Ugal-ugalan, Driver Perum PPD Kini Dipantau Teknologi Canggih

6 Juli 2022, 16:59:26 WIB

JawaPos.com – PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD). Kerja sama yang disepakati kedua belah pihak bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan kendaraan dalam pengangkutan penumpang.

Adapun isi MoU tersebut yakni terkait kerja sama penggunaan perangkat IoT (TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet) di unit-unit bus milik Perum PPD. Implementasi teknologi IoT dari TKDN dapat dilihat dalam salah satu perangkat TAM Fleet seperti Driver Safety Monitoring (DSM).

Dengan teknologi mumpuni ini, perangkat DSM dapat memberikan Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi. Sehingga diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan kelalaian pengemudi bisa ditekan.

Selain itu, teknologi mutakhir lainnya yang digunakan TKDN yakni terdapat di perangkat Blind Spot Detection yang menggunakan 3D depth camera with AI yang mampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan di sekitar armada dengan keakuratan mencapai 95 persen. Sehingga dapat meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

Direktur Utama PT TKDN David Santoso menerangkan, teknologi berbasis Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) ini juga diterapkan di perangkat APC. Alat ini dapat menghitung jumlah penumpang yang naik secara akurat.

Perangkat lain dari TAM Fleet seperti Advance Driver Assistance System (ADAS) dan Indicator R-Watch bahkan dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan, ataupun jika terjadi potensi tabrakan depan.

Kemudian fitur andalan lainnya ialah perangkat pelacak dan keamanan kendaraan yang menggunakan perpaduan teknologi Global Positioning System (GPS) dan dikombinasikan dengan Global System for Mobile Communication (GSM) dari TAM Fleet yang mampu melacak, memantau posisi dan status kendaraan secara real time.

“Teknologi yang terintegrasi dapat meningkatkan tingkat efisiensi operasional dan yang tak kalah penting bisa mendorong customer satisfaction,” ujarnya kepada Wartawan di Jakarta.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa berharap dengan kerja sama ini kualitas dan layanan kendaraan pengangkut penumpang dapat semakin meningkat sesuai dengan standar minimum pelayanan yang dibuat oleh pemerintah.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: