alexametrics

Bahas Keamanan Data, Konferensi PostgreSQL Dunia akan Digelar di Bali

5 Agustus 2019, 20:16:31 WIB

JawaPos.com – Gelaran PGConf.ASIA 2019 segera digelar di Bali mulai 8-11 September 2019. Konferensi tingkat dunia yang pertama kalinya digelar di Indonesia itu akan menyuguhkan pemaparan tentang seluruh aspek PostgreSQL dengan menghadirkan sekitar 27 pembicara internasional. Serangkaian topik menarik yang terbagi ke dalam 30 sesi akan dipaparkan seputar implementasi dan dampak PostgreSQL di dunia bisnis.

Utamanya terkait dengan keamanan data yang merupakan persyaratan mendasar sebuah software yang digunakan di lingkungan perusahaan. Salah satu metode kuat untuk memproteksi data adalah enkripsi data guna melindungi informasi rahasia seperti nomor kartu kredit maupun informasi pribadi pengguna lainnya.

“Saya telah melakukan riset untuk membuat memperkuat keamanan PostgreSQL dengan mengimplementasika fitur Transparent Data Encryption (TDE) di dalam PostgreSQL,” ungkap Masahiko Sawada yang merupakan insinyur software di NTT Jepang dalam keterangan tertulisnya.

Dia akan menyampaikan topik keamanan tingkat lanjut PostgreSQL pada PGConf.ASIA 2019. Dia juga akan memaparkan manajemen kunci enkripsi menggunakan sistem manajamen kunci enkripsi yang menjadi fitur penting lainnya dari enkripsi data.

Topik yang tidak kalah menarik akan dipaparkan oleh Sangwook Kim, co-founder dan CEO Apposha yang membangun Database-as-a-Service berperforma tinggi. Dia bakal berbicara tentang terobosan besar dalam peningkatan kinerja PostgreSQL terutama saat menggunakan hardware modern seperti SSD berperforma tinggi. “Saya akan memaparkan AppOS yang diimplementasikan sebagai ekstensi PostgreSQL untuk skalabilitas file I/O,” ungkap Sangwook Kim.

Diketahui, PGConf.ASIA 2019 merupakan ajang tahunan konferensi internasional di Asia yang hampir setiap tahun diselenggarakan di Tokyo, Jepang. Komunitas PostgreSQL tersebut akan mempertemukan para pengguna, pengembang, dan para ahli, guna memaparkan implementasi bisnis, terobosan, peningkatan efisiensi, sekuriti, professional support, studi kasus, kisah sukses, fitur baru, dan best practice dari PostgreSQL database Open Source.

“Terselenggaranya konferensi PostgreSQL terbesar di Asia ini merupakan bentuk kepercayaan dunia Open Source terhadap Indonesia”, kata Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions.

Dia menilai bahwa dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan PGConf.ASIA 2019, yang biasanya digelar di Jepang, juga menunjukkan bahwa perkembangan serta popularitas PostgreSQL di tanah air telah mengalami pertumbuhan yang pesat. Perusahaan perbankan, telekomunikasi, ritel modern, dan instansi pemerintah telah menggunakan sistem database PostgreSQL.

“Masyarakat bisnis Indonesia telah siap mengadopsi PostgreSQL dengan lebih mendalam. Indonesia membutuhkan open source untuk memperkuat perekonomian, menghemat biaya, dan menjamin integritas data serta keamanan. Perlu adanya dukungan semua pihak terutama kalangan enterprise dan pemerintah,” terang Julyanto.

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads