alexametrics

Paten Apple Terkuak, Fitur Sidik Jari akan Dikembalikan?

3 Mei 2019, 18:12:52 WIB

JawaPos.com – Ketika iPhone X melenggang pada 2017 lalu, Apple langsung menjadi trendsetter. Desain  iPhone X yang mengusung layar berponi langsung ramai diikuti pabrikan smartphone lainnya. Namun suka atau tidak, Apple dengan iPhone-nya kala itu menghilangkan fitur sidik jari atau disebut sebagai Touch-ID. Hal ini dilakukan demi mengejar layar besar berbingkai tipis tanpa tombol fisik.

Tren inovasi smartphone terus berubah. Vendor smartphone dengan ragam inovasinya berhasil memindahkan area pemindai sidik jari yang tadinya berada di tombol home atau di area lain seperti di bagian belakang perangkat, menjadi tersembunyi di balik layar. Teknologi itulah yang kini karib disapa In Screen Fingerprint Scanner atau Under Display Fingerprint.

Menyoal teknologi tersebut, Apple dengan iPhone-nya memang belakangan absen menggunakan fitur fingerprint atau Touch-ID. Namun perangkat iPhone generasi mendatang mungkin tidak demikian. Pasalnya, baru-baru ini terkuak paten Apple yang menyiratkan bahwa mereka mungkin akan membawa teknologi fingerprint di bawah layar ke handset iPhone terbaru.

Paten Apple soal Fingerprint di balik layar. (USPTO)

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Gizchina, Jumat (3/5), Apple telah mengantongi paten baru yang disebut sebagai Methods of biometric imaging of input surface. Paten ini merupakan sistem pencitraan akustik yang akan digunakan untuk memetakan gambar beresolusi tinggi dari sesuatu di permukaan, seperti pemindai sidik jari.

Pada paten dijelaskan bahwa transduser akustik dapat digunakan untuk mengubah sinyal listrik menjadi energi mekanik, atau sebaliknya. Gelombang mekanis adalah jari pada panel yang dapat diubah menjadi sinyal listrik.

Paten juga mengungkap bahwa mekanisme itu dapat digunakan untuk melihat hal-hal selain sidik jari, termasuk akan dapat memeriksa telapak tangan, telinga, pipi, atau wajah pengguna. Misalnya, teknologi ini dapat digunakan untuk mengautentikasi jika pengguna telah menjawab panggilan telepon. Paten tersebut juga dapat memeriksa hal vital seseorang seperti tingkat detak jantung dan pernapasan mereka.

Terlepas dari paten yang menjanjikan tersebut, sejauh ini belum diketahui apakah Apple memiliki rencana untuk memperkenalkannya pada iPhone baru. Pasalnya, paten ini diketahui adalah paten lawas yang mungkin baru terungkap. Paten diajukan pada Q3 2016 atau sekitar waktu iPhone 7 dan 7 Plus dirilis.

Pada awalnya, Apple tampaknya sedang mempelajari kemungkinan penerapan pemindai dalam tampilan di iPhone X. Namun pada akhirnya, mereka justru memutuskan untuk menghapus Touch-ID pada perangkat iPhone X hingga saat ini dan digantikan fitur Face ID.

Fitur pemindai sidik jari sendiri masih hidup di beberapa perangkat Apple, seperti laptop MacBook. Namun ketika diterapkan pada iPhone, perusahaan Cupertino, Amerika Serikat (AS), itu masih yakin bahwa keamanan yang benar-benar dibutuhkan pengguna adalah Face ID.

Sementara untuk fitur Under Display Fingerprint sendiri kini telah banyak diadopsi oleh vendor smartphone Android. Beberapa misalnya yang sudah memakai teknologi tersebut adalah Vivo, Oppo, dan Samsung.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto