alexametrics

Meta Mau Bikin Super Komputer AI, Diklaim Paling Ngebut Seantero Dunia

3 Februari 2022, 12:10:23 WIB

JawaPos.com – Konglomerat media sosial (medsos) Meta, induk perusahaan Facebook mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi salah satu super komputer paling kuat di dunia. Komputer ini diklaim akan dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Proyek prestisiusnya itu diumumkan sejalan dengan ambisi mereka untuk meningkatkan kapasitasnya dalam memproses data.

Disebut sebagai AI Research SuperCluster, atau RSC, yang baru, super komputer ini digadang-gadang sebagai satu-satunya super komputer paling ngebut seantero dunia. RSC dijadwalkan selesai dibangun pada pertengahan 2022 ini dan tentunya akan langsung digunakan dalam proyek-proyek komersil Meta selanjutnya.

“Meta telah mengembangkan apa yang kami yakini sebagai superkomputer AI tercepat di dunia,” kata CEO Meta Mark Zuckerberg dalam sebuah pernyataan dikutip dari TheVerge, Kamis (3/2). “Kami menyebutnya RSC untuk AI Research SuperCluster dan akan selesai akhir tahun ini,” lanjut Zuckerberg.

RSC akan digunakan untuk melatih berbagai sistem di seluruh bisnis Meta mulai dari algoritme moderasi konten yang digunakan untuk mendeteksi ujaran kebencian di Facebook dan Instagram hingga fitur Augmented Reality (AR) yang suatu hari nanti disebut akan tersedia di perangkat keras AR perusahaan di masa depan.

Dan, ya, Meta mengatakan RSC akan digunakan untuk merancang pengalaman untuk metaverse, branding perusahaan yang ngotot untuk serangkaian ruang virtual yang saling berhubungan, dari kantor hingga arena online.

“RSC akan membantu peneliti AI Meta membangun model AI baru dan lebih baik yang dapat belajar dari triliunan contoh kasus, bekerja di ratusan bahasa yang berbeda, menganalisis teks, gambar, dan video secara bersamaan, mengembangkan alat AR baru dan banyak lagi,” tulis insinyur Meta Kevin Lee dan Shubho Sengupta dalam sebuah posting blog yang menguraikan berita tersebut.

Dirinya lebih jauh berharap kalau RSC akan membantu Meta membangun sistem AI yang benar-benar baru. Sistem ini dapat mendukung terjemahan suara real time ke sekelompok besar orang, masing-masing berbicara dalam bahasa yang berbeda. Sehingga mereka dapat berkolaborasi dengan mulus dalam proyek penelitian atau memainkan game AR bersama.

Pengerjaan RSC dimulai satu setengah tahun yang lalu, dengan insinyur Meta merancang berbagai sistem alat berat, pendinginan, daya, jaringan, dan pemasangan kabel seluruhnya dari awal.

Fase pertama RSC sudah aktif dan dikatakan sudah berjalan dan terdiri dari 760 sistem Nvidia GGX A100 yang berisi 6.080 GPU yang terhubung (sejenis prosesor yang sangat baik dalam menangani masalah pembelajaran mesin) dan beberapa part komputasi yang sangat kompleks lainnya.

Meta mengatakan, telah memberikan peningkatan kinerja hingga 20 kali lipat pada tugas penelitian visi mesin standarnya dengan super komputer baru ini. Namun, sebelum akhir 2022, RSC fase dua akan selesai dan pada saat itu, itu akan berisi sekitar 16.000 total GPU. Ini dapat melatih sistem AI dengan lebih dari satu triliun parameter pada kumpulan data sebesar exabyte.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: