alexametrics

NTT Luncurkan Penyedia Layanan Teknologi Terbaru

2 Juli 2019, 17:46:23 WIB

JawaPos.com – Nippon Telegraph and Telephone Corporation (NTT Corporation) resmi meluncurkan NTT Ltd. Penyedia layanan teknologi global ini dikatakan menyatukan kemampuan 28 perusahaan, termasuk NTT Communications, Dimension Data, dan NTT Security menjadi satu bisnis senilai USD 11 miliar atas sekitar Rp 155,5 triliun.

Perusahaan NTT sendiri berkantor pusat di London dengan mempekerjakan sekitar 40 ribu orang di lebih 70 negara dan wilayah. Perusahaan NTT yang baru ini akan memberikan kemampuan menyeluruh dan berskala global yang fokus untuk melakukan hal-hal besar bagi bisnis dan masyarakat.

Presiden dan CEO NTT Corporation Jun Sawada mengaku senang bisa meluncurkan NTT Ltd. “Pada saatnya kami menggabungkan kemampuan baru NTT Ltd. bersama dengan NTT DATA, kami akan menjadi lima besar penyedia solusi teknologi dan bisnis global dengan pendapatan senilai USD 20 miliar di luar Jepang. Ke depannya, kami akan mempercepat eksekusi perusahaan sebagai satu NTT untuk berkontribusi pada dunia agar lebih cerdas dan lebih baik melalui transformasi digital,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/7).

Selain itu, pihaknya juga sebelumnya menetapkan beberapa lokasi sebagai markas untuk NTT Ltd dan akhirnya pilihan itu jatuh pada London. Pemilihan lokasi ini memiliki banyak dampak positifnya, termasuk kondisi ekonomi yang stabil, kaya sumber daya manusia yang terampil dan berbakat.

Kemudian keragaman dalam populasi dan pemikiran, infrastruktur yang kuat, sekolah dan perumahan yang memungkinkan banyak ahli berkelas global untuk menetap. “Singkatnya, London merupakan kota yang luar biasa untuk dapat ditinggali sekaligus untuk bekerja, dan kami senang menjadikan London sebagai rumah bagi bisnis baru kami,” terangnya.

Perusahaan baru ini dikatakan telah bermitra dengan lebih dari 10 klien di seluruh dunia termasuk organisasi terkemuka dunia pada bidang jasa keuangan, farmasi, telekomunikasi, energi dan utilitas, manufaktur, otomotif dan sektor teknologi. Perusahaan-perusahaan yang sudah mendapat manfaat dari solusi teknologi cerdas NT, di antaranya, Tour de France, ALMA, Kota Las Vegas, Konservasi Terhubung, ISPPC, Alcatel, dan NXP.

Tsunehisa Okuno, ketua dewan direksi NTT Ltd dan executive vice president untuk NTT Corporation menuturkan, NTT senantiasa menciptakan teknologi tepat guna dan penyedia layanan terkelola. Pihaknya juga mengaku telah meningkatkan komitmen untuk berinvestasi lebih banyak dalam hal riset dan pengembangan, mendorong startup teknologi melalui dana modal ventura, dan mengembangkan tim bisnis inovasi sendiri. “Kami melihat berbagai peluang untuk dapat membantu klien kami dan komunitas secara lebih efektif pada saat kami menyatukan semua kemampuan ini,” tuturnya.

Jason Goodall, CEO NTT Ltd menjelaskan, NTT Ltd menciptakan penyedia layanan teknologi global yang menghadirkan berbagai produk unggulan industri, solusi, dan layanan terkelola dalam memenuhi kebutuhan bisnis. “Kami tahu teknologi tidak akan berhenti, begitupula dengan kami. Kami akan terus memajukan bisnis kami untuk memastikan kami memberikan solusi yang relevan untuk sekarang dan masa depan. Kami sangat bersemangat untuk menjadi bagian dari salah satu penyedia solusi teknologi dan solusi bisnis terbesar di dunia dan berharap dapat bermitra dengan berbagai klien di seluruh dunia dengan ragam kemampuan kami,” terangnya.

Sementara itu, Chris Barnard, wakil presiden untuk Infrastruktur Perusahaan dan Komunikasi di IDC menambahkan, organisasi di seluruh dunia semakin mencari perusahaan teknologi yang mudah beradaptasi dan mendukung dalam berbagai tantangan yang bergerak begitu cepat dampaknya bagi masyarakat. Bahkan dalam industri pertanian dan manufaktur perlu sepenuhnya memiliki solusi terintegrasi yang akan membantu memanfaatkan kekuatan IoT, kemampuan analisa, juga platform yang terkolaborasi. “Dengan penyatuan ini, NTT mengakui akan memudahkan mereka melihat dalam satu jendela untuk organisasi-organisasi mereka mendapatkan wawasan yang lebih baik dalam bertransformasi dan memanfaatkan perubahan yang ada,” pungkasnya.

Editor : Fadhil Al Birra