alexametrics

Touchcon Hadirkan Smart QR Code untuk Platform Mining Cryptocurrency

2 Januari 2019, 21:25:15 WIB

JawaPos.com – Tim pengembang proyek Touchcon mengumumkan versi terbaru menjadi Touchcon 2.0. Kini platform yang dikembangkan Touchcon yakni Mining (penambangan) dan Airdrop cryptocurrency telah dilengkapi Smart QR Code. Peluncuran versi Touchcon 2.0 tersebut sekaligus memperluas kemampuan platform dengan mencakup teknologi big data.

Pada keterangan tertulisnya, Rabu (2/1), Touchcon menerangkan bahwa versi awal Touchcon yakni versi 1.0 yang dirilis April 2018 lalu, hanya berfokus pada pengembangan platform Mining dan Airdrop secara acak melalui QR Code yang telah dipatenkan. Namun, melalui upaya tim riset dan pengembang, Touchcon Foundation kini meluncurkan Touchcon versi 2.0 yang telah ditingkatkan pada 26 Desember 2018.

Terdapat tiga tahap pengembangan teknologi yang dihadirkan dalam versi Touchcon 2.0. Pertama, telah dihadirkan Touchcoin yang dapat digunakan sebagai gas dari platform Touchcon yang diperoleh dengan penambangan secara acak melalui iklan pasar O2O ( Online to Offline). Pada tahap kedua, menyediakan platform yang mendukung semua penambangan Altcoin ( Alternative Coin) dan Airdrop yang transparan dan adil.

Kemudian tahap ketiga, skalabilitas semakin diperluas dengan mencakup teknologi analisis big data, yakni dengan mencocokkan database pengguna dan data scan yang digunakan untuk Ad Scan melalui Mining (penambangan) dan Airdrop untuk pertama kalinya dalam dunia cryptocurrency.

“Dalam revolusi industri keempat, big data telah menarik perhatian orang-orang di dunia sebagai sumber teknologi untuk sebagian besar teknologi inti, termasuk kecerdasan buatan (AI). Untuk pertama kalinya di industri ini, platform Touchcon menunjukkan big data yang menggabungkan cryptocurrency dan Ad Marketing O2O (Online to Offline),” terang pihak Touchcoin.

Pengguna dapat mengunduh Touch Scan untuk menambang TOC (TouchCoin). Pada penambangan TOC, pengguna tidak lagi memerlukan perangkat komputer yang banyak mengonsumsi tenaga listrik yang dapat menimbulkan pemanasan global. Data pengguna yang ikut berpartisipasi dalam Mining (penambangan) dan Airdrop melalui pemindaian Smart QR Code pada smartphone yang dimiliki oleh pengguna akan dikumpulkan dan disimpan untuk digunakan dalam analisis big data. Hal ini akan memperluas pengaruh analisis big data melalui penambangan cryptocurrency dan Airdrop.

Secara khusus, semua hasil analisis data Touchcon akan bersifat open source. Hal ini juga diharapkan dapat diterapkan ke semua Altcoin ( Alternative Coin) agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat untuk melakukan Mining (penambangan) dan Airdrop cryptocurrency secara transparan dan adil.

Touchcon sendiri saat ini sedang mengerjakan pengembangan teknologi Smart QR Code menjelang rilis versi alpha kedua Februari 2019 mendatang. Industri ini mengharapkan cryptocurrency yang selama ini acuh tak acuh kepada masyarakat umum, dapat membangun hubungan kepercayaan yang baru dengan semua orang melalui Mining (penambangan) dan Airdrop yang mudah dan adil melalui produk dan layanan jasa pengiklan O2O (Online to Offline).

Sementara itu, Chang-Myung Choi, pengembang Touchcon O2O, mengatakan, revolusi moneter digital baru abad ke-21 telah dimulai pada 2019. “Kejutan dalam industri cryptocurrency akan semakin membuat khalayak umum terkejut,” katanya. Dia juga optimistis bahwa platform Touchcon yang menggabungkan Ad Marketing bisa berada di garis depan industri cryptocurrency.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : (fab/JPC)


Close Ads
Touchcon Hadirkan Smart QR Code untuk Platform Mining Cryptocurrency