alexametrics

PPN Naik Jadi 11 Persen, Harga Smartphone Ikut Naik?

1 April 2022, 19:57:30 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia resmi menaikkan tarif PPN atau Pajak Pertambahan Nilai yang semula 10 persen menjadi 11 persen. Aturan ini berlaku mulai Jumat (1/4) hari ini.

Secara umum, PPN sendiri adalah pajak yang dikenakan pada setiap transaksi jual beli barang atau jasa yang terjadi pada wajib pajak, baik pribadi atau badan usaha yang mendapat status Pengusaha Kena Pajak. PPN merupakan jenis pajak konsumsi yang dalam bahasa Inggris disebut Value Added Tax atau Goods and Services Tax.

Sebelumnya, wacana kenaikan PPN ini memang sangat ramai. Banyak masyarakat mengeluhkan jika PPN dinaikkan, sejumlah barang juga bakal ikut naik, termasuk smartphone.

Menyikapi hal tersebut, sejumlah merek smartphone memastikan kalau kenaikan PPN tidak akan membuat mereka menaikkan harga smartphone. Baru-baru ini, Oppo melalui PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto memastikan kalau pihaknya tidak akan menaikkan harga smartphone-nya.

“Oppo Indonesia memutuskan untuk tidak mengubah harga produk sebagai bentuk kepedulian kepada fans dan konsumen setia kami,” ujar Aryo di sela-sela jumpa pers daring terkait perangkat A96 belum lama ini.

Melalui keputusan ini, lanjut Aryo, Oppo Indonesia berharap bahwa teknologi yang dipersembahkan oleh Oppo dapat dinikmati oleh semua kalangan. Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan dan Idul Fitri sehingga kebutuhan masyarakat untuk terhubung dengan orang-orang terkasih akan semakin tinggi,” lanjut Aryo.

Senada, Samsung juga memastikan tak akan menaikkan harga perangkatnya terkait kenaikan PPN 11 persen ini. “Samsung mengikuti aturan pemerintah, termasuk terkait kebijakan PPN ini. RRP (Retail Recommended Price) Samsung sudah termasuk dengan PPN, dan hampir semua RRP produk kami tidak mengalami kenaikan,” ungkap Ricky Bunardi, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Xiaomi, Realme dan Poco juga demikian. Head of PR Xiaomi Indonesia memberikan jawaban yang senada. Mengenai naiknya tarif PPN di Indonesia dari 10 persen menjadi 11 persen mulai 1 April 2022 berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) di Oktober 2021, Xiaomi Indonesia memastikan tidak ada kenaikan harga pada produk Xiaomi.

“Xiaomi Indonesia akan tetap mendukung kebijakan Pemerintah dan terus menghadirkan produk-produk dengan inovasi dan teknologi terkini yang sesuai minat dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Stephanie.

Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi memberikan respons yang sama. Dia mengatakan kalau Realme Indonesia sepenuhnya mematuhi dan taat pada peraturan perundangan yang telah diatur oleh pemerintah Indonesia.

Namun demikian, menurutnya, saat ini Realme tidak memiliki alasan untuk menaikkan harga produk yang telah diluncurkan maupun produk yang baru saja diluncurkan. “Malah kami baru saja menurunkan harga agar konsumen lebih mudah mengakses produk-produk tech trendsetter dari Realme,” tandas Palson.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: