alexametrics

Dibanding M20, Samsung Galaxy M30 Punya Banyak Peningkatan Fitur

13 Oktober 2019, 17:18:19 WIB

JawaPos.com – Satu lagi smartphone Samsung untuk melengkapi seri M-nya hadir di Indonesia. Dia adalah Samsung Galaxy M30 yang resmi meluncur di tanah air akhir Juli lalu. Samsung Galaxy M30 dikenalkan sebagai varian unggulan di atas Galaxy M20 yang sudah pernah kami ulas sebelumnya. Galaxy M Series sendiri dirilis Samsung sebagai upaya menggantikan seri Galaxy J, Galaxy On dan Seri Galaxy C demi dapat bersaing dengan vendor Tiongkok lainnya yang sangat agresif.

Kembali ke Galaxy M30, seperti biasa JawaPos.com diberi kepercayaan untuk menjajal langsung perangkat yang bersangkutan selama beberapa waktu. Langsung saja, berikut ulasan dan pengalaman selama menggunakan Galaxy M30.

Kelengkapan

Memulai langkah awal ulasan produk smartphone, JawaPos.com akan menyinggung sedikit soal aspek kelengkapan produk. Aspek ini penting bagi kami. Untuk aspek kelengkapan sendiri, Samsung Galaxy M30 di Indonesia mendapat sentuhan desain boks berwarna putih cerah. Persis dengan seri M lainnya terdahulu seperti M10 dan M20.

Pada bagian depan langsung tercermin wujud perangkat dengan beberapa informasi penting di bagian belakang boks-nya. Boks penjualannya juga masih mirip dengan Galaxy M terdahulu.

Samsung untuk kelas smartphone ekonomis tampaknya memang agak malas memperhatikan aspek ini. Hal kecil memang, hanya boks penjualan. Tapi bagi kami ini tetap perlu diperhatikan walaupun perangkat di dalamnya mungkin tetap hebat.

Samsung Galaxy M30. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Menurut kami, boks penjualan Galaxy M30 tampak ringkih, terkesan murahan, dan masih sama seperti boks Galaxy M20. Materialnya benar-benar hanya terbuat dari kertas karton tipis yang mudah rusak.

Pada bagian dalam, kami langsung menemui perangkat smartphone. Lapisan berikutnya ada buku pedoman dan kitab-kitab pendukung lainnya beserta kartu garansi. Berada di lapisan ketiga ada perangkat pendukung seperti kabel konektor daya dan transfer data Type-C, kepala charger, earphone, dan SIM ejector. Selain yang disebutkan di atas tidak ada lagi aksesori lainnya dalam kelengkapan penjualan Samsung Galaxy M30.

Desain dan Layar

Memulai ulasan dari aspek desain dan layar. Samsung Galaxy M30 masih membawa desain dan layar yang mirip dengan Galaxy M20. Layarnya memiliki takik atau notch bergaya tetesan air yang disebut Samsung sebagai layar Invinity-V. Dari aspek desain, Samsung Galaxy M30 cukup membawa kesan mewah. Layar penuh dengan casing belakang gradasi mengkilap harusnya cukup mampu menggoda calon konsumen.

Samsung Galaxy M30 juga masih sama dengan M20 yakni mengusung material polycarbonate untuk bahan bodinya. Material polycarbonate sendiri umum digunakan perangkat smartphone dengan kelas middle-low untuk mengejar harga murah, namun tampilannya tetap wah.

Pada bagian depan ada layar penuh dengan desain Invinity-V berukuran 6,4 inci. Seperti judul ulasan di atas, Samsung Galaxy M30 merupakan varian M20 yang diberikan tambahan kamera dan ukuran layar yang sedikit dipanjangkan menjadi 6,4 inci dari M20 yang hanya 6,3 inci.

Samsung Galaxy M30 hadir dengan bezel tipis bermaterial Super AMOLED. Layar Super AMOLED dari M30 juga merupakan peningkatan yang sebelumnya tidak ada pada Galaxy M20 yang hanya membawa material layar PLS TFT. Spesifikasi layar dari M30 sendiri adalah mengusung kekuatan resolusi Full HD Plus 1.080 x 2.340 piksel. Layarnya membawa aspek rasio 19,5:9 dengan 16 M color dan kerapatan piksel 403 ppi density.

Wallpaper bawaannya berwarna cerah. Sangat pas dengan terobosan yang dibawa Samsung untuk perangkat murah terbarunya itu. Pada sisi depan, Samsung Galaxy M30 sangat didominasi oleh area layar dengan rasio 19,5:9. Smartphone Samsung Galaxy M30 di bagian belakang, ada dua tiga buah kamera utama disusun secara vertikal, sebelumnya di Galaxy M20 hanya dua kamera utama saja.

Seperti sudah dijelaskan di atas, bagian belakangnya mengkilap. Bagian tengahnya ada pemindai sidik jari sebagai fitur keamanan. Masih dari aspek desain, Samsung Galaxy M30 kami berani katakan nyaman digenggam walaupun ukurannya meningkat jika dibandingkan dengan Galaxy M20.

Penggunaan dengan satu tangan masih bisa di-handle dengan baik. Sayang, karena bagian belakangnya berkilauan, perangkat ini jadi mudah kotor. Selain itu, pada area yang berbatasan antara layar dan tubuh smartphone, Samsung Galaxy M30 terasa sedikit tajam.

Samsung Galaxy M30 pada sisi kirinya terdapat slot SIM-Card dan MicroSD yang bisa ditampung semua dalam satu laci. Laci tempat menyimpan SIM-Card dan MicroSD dibuat sebagai laci Dedicated Slot seihingga mampu menampung dua kartu SIM dan MicroSD secara bersamaan. Sementara pada tepi bagian kanannya terdapat tombol volume ‘up and down’ serta tombol power tepat di bagian bawah tombol volume. Di bagian bawah ada jack headphone, slot USB Type-C, dan lubang speaker.

Over all, Samsung Galaxy M30 dari aspek desain dan layar kami beri acungan jempol. Pengalaman ketika menggunakan smartphone ini di bawah terpaan sinar matahari langsung, layarnya bisa tampil dengan baik. Apa lagi ini sudah Super AMOLED. Namun agar lebih maksimal tentu harus mengatur tingkat kecerahan alias brightness ke mode penuh atau maksimal.

Interaksi di dalam layar juga terbilang baik. Responsif ditambah dengan pengalaman sentuh yang halus. Pada bagian depannya tidak ada tombol fisik. Fungsi tombol Home, Recent Apps, dan Back tersedia menyatu dalam layar sebagai tombol virtual.

Samsung Galaxy M30. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Performa

Usai dari aspek kelengkapan produk, desain, dan layar, kini sampailah pada aspek penting lainnya yakni sektor performa. Dari sektor performa, Samsung Galaxy M30 sebetulnya mirip dengan Galaxy M20. Hal tersebut dibuktikan dengan kesamaan chipset yang digunakan.

Dari aspek performa, Samsung Galaxy M30 membawa bekal prosesor bikinan mereka sendiri yakni Exynos 7904. Dari aspek jeroan dalam hal ini prosesornya ditopang System on Chip (SoC) Octa-core Exynos 7904 (14 nm) 1,8 GHz. Untuk pasar Indonesia, Samsung Galaxy M30 hanya tersedia opsi RAM/ROM 4/64 GB saja dengan padanan grafis Mali-G71 MP2. Ruang simpannya bisa diekspansi dengan MicroSD hingga 512 GB.

Untuk sistem operasinya, Samsung Galaxy M30 secara default terlahir dengan sistem Android dengan versi 9 (Pie). Lainnya, sistem operasi pada smartphone ini disajikan dengan tampilan User Interface (UI) dengan nama One UI. Dengan begitu, sajian Samsung Experience tampak telah menerima modifikasi khusus untuk mengakomodasi desain notch tetesan embun yang dimiliki ponsel ini.

Hal tersebut berlaku manakala saat pengguna mengaktifkan fitur keamanan biometrik pengenal wajah (face recognition), maka setiap kali menyalakan layar dalam keadaan ponsel terkunci, akan muncul efek cahaya yang bergerak dipinggiran notch atau area kamera depan. Ini sebagai penanda bahwa kamera depan ponsel ini sedang bekerja memindai wajah pengguna.
Demikian juga saat menggunakan fitur self timer untuk memotret dengan menggunakan kamera selfie. Selain angka untuk menghitung mundur, muncul animasi di pinggiran notch yang menunjukkan sisa waktu sebelum foto diambil.

Untuk performa selain menggunakannya sehari-hari, seperti biasa kami menyimulasikan dalam uji benchmark dengan aplikasi benchmark sintetis. Meski tidak merepresentasikan penggunaan sehari-hari, uji benchmark lewat aplikasi populer juga menjadi tolok ukur konsumen dalam memutuskan pembelian sebuah perangkat smartphone. Informasi soal benchmark perangkat dan hasil pembandingnya bisa konsumen dapatkan dengan mudah lewat berselancar di dunia maya.

Untuk hasil simulasi menggunakan aplikasi populer AnTuTu Benchmark dan AnTuTu 3D Bench, perangkat Samsung Galaxy M30 kendati mengusung chip yang sama dengan M20, performanya mampu sedikit lebih tinggi berdasarkan pengujian benchmark AnTuTu. Samsung Galaxy M30 mampu menghasilkan perolehan skor keseluruhan dengan angka 108615 sementara pada M20 hanya 108024 saja. Hal yang sama juga dibuktikan dengan benchmark menggunakan PC Mark (Work 2.0 Performance), Samsung Galaxy M30 berhasil membukukan skor 5350 sementara pada Galaxy M20 hanya 5306 saja.

Dengan perolehan skor segitu, Samsung Galaxy M30 menurut kami lebih unggul dari M20 dan pantas disebut sebagai penerus. Perangkat sudah bisa cukup diandalkan untuk beragam kebutuhan dan multitasking banyak aplikasi sekaligus, seperti bersosial media maupun mengolah gambar. Dengan begitu, Samsung Galaxy M30 kami cukup bisa mengatakan bahwa handset ini boleh diandalkan sebagai perangkat harian.

Gaming

Setelah performa, aspek pengujian selanjutnya adalah kebutuhan gaming. Bagi mereka yang gemar bermain game, smartphone dengan kemampuan tersebut kini banyak diminati. Apalagi saat ini banyak vendor smartphone menyematkan embel-embel smartphone gaming pada perangkat dagangannya.
Berbekal spesifikasi yang kami beberkan di atas, smartphone ini memang capable untuk diajak bermain game. Sekali pun dengan ukuran dan kebutuhan grafis yang lumayan berat. Boleh lah dibuktikan sendiri.

Bicara kebutuhan gaming, perangkat ini kami uji untuk memainkan beberapa game secara simultan. Game pertama adalah PUBG Mobile dengan aliran RPG. Siapa tak kenal game PUBG Mobile saat ini. Mengatasi kebutuhan tembak menembak, berlari, mengendarai kendaraan lari dari kejaran musuh, Samsung Galaxy M30 mampu mengatasinya tanpa kendala. Namun begitu, ketika memulai game untuk kali pertama, setting grafis langsung otomatis menyesuaikan di mode Medium.

Performa gamingnya cukup halus, rendering lancar tanpa kesan patah-patah dan buntutnya kami bisa memenangkan permainan hingga ‘Winner-winner Chicken Dinner’. Ketika perangkat kami paksa dengan setting grafis di mode High, Samsung Galaxy M20 terasa gelagapan. Kesan patah-patah dan lag cukup terasa.

Beralih ke game lain, ada game pertempuran robot dengan judul War Robots. Game ini pada perangkat M30 berhasil jalan dengan mulus. Grafisnya bisa diatur cukup tinggi dengan kesan lag atau patah-patah yang minim. Pengalaman bermain game pada perangkat M30 sebetulnya sama dengan saat memainkan di M20.

Secara teknis hal itu karena jeroannya yang sama. Namun bicara pengalaman, Galaxy M30 yang melenggang dengan layar lebih lega dari M20, tentu tampilannya bisa lebih mumpuni karena layar yang lebih luas.

Samsung Galaxy M30. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Baterai

Sampai kepada urusan lain yakni urusan daya. Kehadiran Samsung Galaxy M30 atau seri M pada umumnya salah satunya adalah mengunggulkan aspek baterai. Samsung Galaxy M30 masih dibekali dengan baterai gambot 5.000 mAh. Ukuran yang sama persis dengan produk pesaing Asus Zenfone Max Pro M2 serta adiknya Galaxy M20.

Dengan baterainya yang besar, ponsel ini sanggup bertahan hingga 2 hari pada penggunaan normal. Dalam hal ini, menjalankan aktivitas di sosial media dan bermain game dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi. Namun jika digunakan full untuk bekerja, menjalankan banyak aplikasi chatting, sosial media, tethering hotspot, bermain game, menonton video, dan mendengar musik, Samsung Galaxy M30 sanggup bertahan seharian penuh, bahkan lebih. Dari pagi hingga malam dayanya tidak habis dengan indikator masih berada di kisara 30 persen.

Dari sektor baterai, dengan kapasitas baterai sebesar itu, untungnya Galaxy M30 sudah didukung dengan fitur pengisian cepat atau fast charging. Yang lebih menariknya lagi, Samsung sudah menyertakan adapter charger dengan fitur ini pada paket penjualan.

Penggunaan baterai juga kami uji menggunakan aplikasi benchmark baterai sintetis. Untuk urusan baterai aplikasi benchmark yang kami tugaskan adalah PC Mark (Wor 2.0 Battery Life), Samsung Galaxy M30 sanggup berjalan nonstop penggunaan dengan catatan baterai selama 15 jam lebih.

Keamanan

Aspek selanjutnya, dari Samsung Galaxy M30 adalah keamanan. Kemanan yang kami maksud adalah keamanan biometrik hingga keamanan dasar ponsel. Untuk urusan keamanan ponsel, Samsung Galaxy M30 dibekali dengan pilihan keamanan standard seperti PIN, pola, dan fingerprint.

Saat penggunaan, sensor sidik jari cukup responsif. Hal ini kami rasakan berbeda dengan Galaxy M20 terdahulu. M30 di sektor keamanan dengan fingerprint-nya bisa kami katakan mengalami perbaikan. Dulu pada M20, fitur fingerprint-nya suka agak lemot alias ‘budek’. Sehingga kerap membuat kesal kami.

Fitur keamanan lainnya juga dapat menggunakan fitur keamanan face unlock atau pengenalan wajah sebagai pengamanan tambahan. Fitur ini juga mampu bekerja dengan baik. Responsnya cukup cepat dalam mendeteksi wajah. Hanya saja face unlock ini tidak bisa secara langsung membuka layar dalam kondisi mati. Artinya, user harus menghidupkan layar terlebih dahulu dengan menekan tombol power atau mengetuk layar dua kali untuk kemudian membuka perangkat.

Dari sektor keamanan, berdasarkan pengalaman kami yang sudah mencoba perangkat M terdahulu, Galaxy M30 cukup membawa peningkatan yang signifikan. Artinya Samsung sudah memperbaiki atau meng-improve hal-hal yang mungkin dirasakan juga pada konsumen Galaxy M20 terdahulu.

Samsung Galaxy M30. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Kamera

Dari sektor fotografi, seperti sudah beberapa kali disinggung di atas, Samsung Galaxy M30 dilengkapi dengan tiga sensor kamera di bagian belakang, sebelumnya di M20 hanya dua kamera saja. Masing-masing kamera Galaxy M30 hadir dengan resolusi 13 MP dengan aperture f/1.9, kamera ultra-wide 5 MP f/2.2, dan kamera depth sensor 5 MP f/2.2. Sementara bagian depan tersedia sensor 16 MP dengan 3 pilihan mode, diantaranya Live Focus, Selfie, dan Video.

Antarmuka kamera Samsung Galaxy M30 cukup mudah digunakan. Beberapa fitur seperti mode Otomatis, Panorama, Stiker, Foto Rangkaian (Continuous Shot), Live Focus, dan Pro cukup mudah ditemukan di antara kedua kamera utama dan kamera selfie-nya.

Aspek kamera menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan Samsung untuk perangkat Samsung Galaxy M30-nya itu. Terlebih jika dibandingkan dengan Galaxy M20 dengan kamera belakang di tambah satu dan kamera selfie diupgrade menjadi 16 MP.

Dari aspek kamera, hasil bidikan kamera Galaxy M30 tergolong apik, baik di dalam maupun di luar ruangan. Foto tersaji cukup detail dan tajam dengan pancaran warna yang juga terbilang cukup natural dan tidak lebai alias berlebihan.

Adapun bila digunakan pada ruang dengan kondisi cahaya minim, hasil bidik juga tak terlalu mengecewakan, meski hasilnya tak sebaik pengambilan foto pada kondisi cahaya yang cukup terang. Sayangnya, Samsung Galaxy M20 belum dibekali dengan kemampuan perekaman video 4K atau UHD.

Sementara untuk kamera depan, hasil bidiknya bagi yang gemar selfie, smartphone ini sudah bisa diandalkan dengan kamera yang ditingkatkan. Hasil foto tersaji dengan cukup detail, jernih, dan natural jika tidak menggunakan mode beautify atau beauty mode. Seperti halnya smartphone kekinian lainnya dilepas dengan mode beauty mode pada aspek kamera selfie-nya agar kulit pengguna menjadi semakin kinclong.

Kesimpulan

Sampai kepada aspek kesimpulan. Samsung Galaxy M30 dari aspek performa, desain, apa lagi baterainya memang cukup menggoda. Keseluruhan penggunaan aplikasi kebutuhan user bisa ditangani dengan baik oleh perangkat ini. Main game juga oke, meski jangan berharap lebih. Terlebih baterai yang dibawanya terbilang besar, yakni 5.000 mAh.

Samsung dikenal sebagai pemimpin pasar. Beberapa waktu lalu Samsung terkesan cuek dengan perangkat pada seri menengah ke bawahnya dengan tidak mendapat sentuhan desain yang baik. Terkesan bercanda lantaran sudah jadi raksasa. Namun Samsung saat ini tampak terbawa arus. Sebagai penggawa, perusahaan juga mesti memperhatikan pasar, apa lagi yang sedang ramai sekarang adalah pasar menengah ke bawah.

Dengan Samsung Galaxy M30 yang notabene adalah peningkatan dari M20, harusnya Samsung bisa merebut pasar kembali dan aman dari bayang-bayang vendor Tiongkok. Namun sayangnya, harga perangkat yang bersangkutan tak cukup menggoda. Dengan spesifikasi yang sudah kami kupas di atas, Samsung Galaxy M30 dijual hanya satu varian, yakni RAM/ROM 4/64 GB saja dengan harga Rp 3,3 jutaan.

Secara keseluruhan, bekerja menggunakan Samsung Galaxy M30 cukup meyenangkan. Kalau ini adalah benar suksesor dari Galaxy M20, maka Samsung menurut kami cukup banyak membawa aspek peningkatan dan perbaikan seperti layar yang lebih lega dengan material Super AMOLED, kamera belakang triple, dan kamera selfie yang ditingkatkan.

Berikut hasil bidikan kamera Samsung Galaxy M30:

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads