Selama Pandemi Covid-19, VW Group Klaim Rugi Rp 36 Triliun Per Minggu

31 Maret 2020, 14:12:42 WIB

JawaPos.com – Pandemi global virus korona baru atau Covid-19 tidak diragukan lagi telah memengaruhi banyak aspek di seluruh dunia tak terkecuali sektor bisnis dan otomotif. Selama pandemi Covid-19, VW Group mengklaim telah mengalami kerugian yang signifikan.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Jerman ZDF, CEO VW Group Herbert Diess mengakui bahwa perusahaannya mungkin harus mengurangi pekerjaan karena pandemi coronavirus. Pembuat mobil asal Jerman itu mengaku kehilangan sekitar EUR 2 miliar atau berkisar Rp 36 triliun per minggu.

VW saat ini tidak menjual mobil di luar Tiongkok di mana permintaan telah meningkat di sana. Namun, produksi hanya setengah tingkat sebelum krisis, seperti dilansir Autonews Eropa.

“Kami tidak melakukan penjualan atau pendapatan di luar Tiongkok,” kata Diess yang menambahkan bahwa VW masih perlu menutup biaya tetap sekitar EUR 2 miliar per minggu.

“Hanya jika kita, seperti Tiongkok, Korea atau negara-negara Asia lainnya, mengendalikan masalah ini maka kita memiliki peluang untuk melewati krisis tanpa kehilangan pekerjaan. Itu membutuhkan intervensi yang sangat tajam,” tandasnya.

VW saat ini sedang berusaha mencari cara untuk melanjutkan manufaktur sementara pada saat yang sama menjaga pekerjanya tetap aman. Merek Jerman ini mempekerjakan 671.000 orang dan memiliki 124 pabrik di seluruh dunia dengan 72 di antaranya di Eropa, dengan 28 di Jerman saja.

Dalam wawancara terpisah dengan surat kabar Jerman Boersen-Zeitung, VW CFO, Frank Witter mengatakan bahwa penjualan mobil penumpang turun 40 persen pada bulan Maret, dan bahwa perusahaan belum memanfaatkan jalur kredit bank apa pun, yang dikatakan bernilai melebihi EUR 20 miliar atau setara dengan Rp 361 triliun.

VW Grup sendiri saat ini memiliki Audi, Porsche, Seat, Skoda, Bentley, Bugatti dan Lamborghini. Bisni lain VW Group ada juga sepeda motor Ducati serta truk MAN dan Scania.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads