Ford Siap Bikin 50.000 Ventilator Selama 100 Hari ke Depan

31 Maret 2020, 15:54:00 WIB

JawaPos.com – Pertempuran melawan Covid-19 ‘memanas’ di Amerika Serikat (AS). Setidaknya lebih dari 3.000 korban jiwa dan angka infeksi positif mencapai lebih dari 100 ribu orang.

Dalam upaya memerangi hal tersebut, Presiden AS Donald Trump telah meminta banyak pihak untuk membantu. Termasuk menyerukan agar para pembuat mobil mau mengalihkan produksinya menjadi pembuat alat kesehatan (alkes). Ford salah satu yang sudah menjalankan mandat Trump.

Kabar terbaru dari Ford, pihaknya berupaya membuat alkes untuk penanganan COVID-19 di Negeri Paman Sam itu. Yakni siap memproduksi sebanyak 50.000 ventilator selama 100 hari ke depan. Dilansir dari Carscoops, Selasa (31/3), rencana itu diumumkan oleh Ford dan GE Healthcare yang menyatakan siap untuk membangun 50.000 ventilator dalam 100 hari ke depan.

Kedua perusahaan akan membangun ventilator yang dirancang oleh Airon Corp dan itu akan dikenal sebagai GE Airon Model A-E. Ventilator khusus ini beroperasi pada tekanan udara dan dapat digunakan tanpa listrik. Ini membuatnya ideal karena berpotensi melihat penggunaan di rumah sakit lapangan darurat dan tempat urgent lainnya.

Sementara Airon hanya membangun sekitar tiga ventilator sehari di fasilitas mereka di Florida, Ford mengirim tim untuk membantu mereka meningkatkan produksi. Lebih penting lagi, pembuat mobil bersiap untuk memproduksi ventilator di Rawsonville Components Plant di Ypsilanti, Michigan.

Produksi di pabrik dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan April. Ford mengharapkan untuk membangun 1.500 ventilator pada akhir bulan. 12.000 lainnya akan dibangun pada akhir Mei dan 50.000 pada 4 Juli.

Ford mengatakan ini akan membantu pemerintah AS mencapai tujuannya untuk memproduksi 100.000 ventilator dalam 100 hari. Selanjutnya, setelah 50.000 unit pertama dibangun, Ford dapat membuat tambahan 30.000 per bulan jika diperlukan.

Pabrik Rawsonville akan memiliki tiga shift yang dikelola oleh 500 karyawan UAW yang dibayar dan telah mengajukan diri untuk penugasan kemanusiaan tersebut. Perusahaan mengatakan mereka akan bekerja ‘hampir sepanjang waktu’ dan dalam kecepatan penuh. Dengannya, pabrik akan mampu membuat 7.200 ventilator Model A-E setiap minggu.

Dalam sebuah pernyataan, CEO Ford Jim Hackett mengatakan, tim Ford dan GE Healthcare, yang bekerja secara kreatif dan tanpa lelah, telah menemukan cara untuk menghasilkan ventilator yang sangat dibutuhkan ini dengan cepat. “Kemitraan ini dapat membantu petugas kesehatan menyelamatkan nyawa dan itu adalah prioritas nomor satu kami,” ucapnya.

Ford bukan satu-satunya pembuat mobil yang membantu memerangi virus korona ketika Honda mengungkapkan akan menyumbangkan USD 1 juta atau berkisar Rp 16,3 miliar untuk bank makanan dan program pangan di seluruh Amerika Utara.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads