alexametrics

Kawasaki Cari Waktu Luncurkan Ninja ZX-25R, Harganya Hampir Rp100 Juta

29 Mei 2020, 23:06:21 WIB

JawaPos.com – Seperti diberitakan sebelumnya kalau Kawasaki akan merencanakan peluncuran Ninja ZX-25R di Indonesia saat ajang Kawasaki Bike Wekk (KBW) di Ancol, April 2020 lalu. Akan tetapi rencana itu akhirnya batal terlaksana mengingat adanya pandemi covid-19 dan diberlakukannya PSBB oleh pemerintah.

Namun hingga saat ini pihak PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) masih belum bisa memberikan konfirmasi terkait waktu peluncuran Ninja bermesin 4 silinder tersebut. Tak heran bila diler resmi PT KMI masih belum membuka kran pemesanan untuk motor sport Ninja ZX-25R.

Hal ini sebagai langkah atas keputusan dari pihak Kawasaki terkait surat terbuka yang mengkonfirmasi jika pihaknya belum bisa menerima pesanan atau inden dari diler manapun. Padahal hal ini sangat dinanti oleh pecinta motor sport warna hijau di Tanah Air.

Harus diakui kalau kehadiran Kawasaki Ninja 4 silinder ini akan menjadi momen yang begitu dinantikan. Apalagi, selama periode Work from Home (WFH) dan PSBB mengharuskan PT KMI menahan peluncuran model motor sport terbaru dari lini Ninja Series tersebut.

Akan tetapi selama periode PSBB dan WFH pihak KMI telah menggoda para penggemarnya dengan memposting sebuah video penampilan Ninja ZX-25R dalam versi modifikasi di akun media sosial resmi KMI, di Youtube dan Instagram.

Di sisi lain mendekati akhir Mei 2020, pemerintah mulai akan memberlakukan tahapan new normal setelah pandemi Corona, kabar burung terkait jadwal rilis motor sport terbaru keluaran Kawasaki tersebut mulai merebak di internet. Ini menimbukna banyak berbagai spekulasi bermunculan.

Pihak KMI juga dikabarkan telah mengkonfirmasi, kalau pihaknya masih belum memberikan kepastian soal jadwal peluncuran Ninja ZX-25R. Ini bisa diartikan kalau kondisi new normal nanti di masa pandemi corona masih dianggap bukan waktu yang tepat untuk meluncurkan motor yang harganya dikabarkan hampir menyentuh angka Rp 100 juta.

Editor : Eko Putra



Close Ads