alexametrics

Studi Ungkap Bagian Kendaraan Ini Lebih Berpolusi dari Emisi Gas Buang

25 Maret 2020, 16:11:11 WIB

JawaPos.com – Ketika bicara soal polusi dari kendaraan bermotor misalnya mobil, fokusnya tentu pada emisi gas buang. Hal tersebut juga yang membuat banyak pabrikan mobil saat ini mulai beralih dan berlomba ke mesin listrik yang dianggap lebih ramah lingkungan.

Hanya saja, berdasarkan studi terbaru, ternyata emisi gas buang bukan satu-satunya aspek penyebab emisi yang paling tinggi dari kendaraan bermotor. Berdasarkan studi dari Emissions Analytics, polusi dari keausan ban ternyata yang paling berbahaya dari penggunaan kendaraan bermotor.

Keausan ban dinilai bisa 1.000 kali lebih buruk daripada polusi dari emisi gas buang. Hal ini muncul karena kandungan partikel berbahaya dari ban dan dengan semakin banyak kendaraan yang lebih besar dan lebih berat seperti SUV yang melaju di jalan, masalahnya bisa semakin buruk. Kendaraan listrik yang lebih berat juga dikatakan berkontribusi terhadap masalah ini.

Tidak seperti peraturan emisi gas buang, polusi keausan ban sama sekali tidak diatur. Emisi gas buang sangat ketat diatur sehingga mobil saat ini cenderung memancarkan sangat sedikit partikel, tetapi hal yang sama tidak dilakukan untuk ban, atau bahkan rem yang menimbulkan masalah serupa.

Batas emisi gas buang yang diatur adalah 4,5 miligram per kilometer, tetapi emisi keausan ban dapat mencapai 1.000 kali lipat. Jalan yang kasar, ban yang tidak terinflasi dengan baik dan ban murah dengan kandungan bahan baku yang tak jelas dikatakan dapat menyebabkan masalah yang lebih besar.

“Sudah waktunya untuk mempertimbangkan tidak hanya apa yang keluar dari pipa knalpot mobil tetapi polusi partikel dari keausan ban dan rem,” kata Richard Lofthouse, Peneliti Senior di Emissions Analytics.

Nick Molden, CEO Emission Analytics menambahkan tantangan bagi industri dan regulator adalah saat ini masih banyak pihak yang terpaku hanya pada emisi gas buang. Dalam jangka pendek, pemasangan ban berkualitas lebih tinggi adalah salah satu cara untuk mengurangi emisi ini dengan aspek pengolahan limbah ban yang sesuai juga perlu diperhatikan.

“Namun pada akhirnya, industri mobil mungkin harus menemukan cara untuk mengurangi berat kendaraan juga. Tidak diragukan lagi, peraturan ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah emisi dari ban,” tandasnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads