alexametrics

Ford Jawab Tantangan Donald Trump, Siap Produksi Alkes di Pabriknya

25 Maret 2020, 16:30:40 WIB

JawaPos.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan tantangan bagi perusahaan mobil pada akhir pekan lalu. Trump meminta mereka untuk bergabung dalam perang melawan virus Korona jenis baru atau COVID-19 yang sedang melanda dunia termasuk AS. Mereka ditantang untuk membuat alat kesehatan (alkes) dan sementara menangguhkan produksi mobilnya.

Saat itu, Trump menominasikan GM termasuk Ford dan Tesla untuk membuat alkes seperti ventilator untuk mereka yang kesulitan bernapas akibat COVID-19. Yang terbaru, industri tersebut di AS kemudian merespons.

Pada Selasa (24/3), Ford mengumumkan bahwa mereka mengadakan perjanjian dengan dua perusahaan lain untuk memproduksi alkes menjawab tantangan Trump. Ford akan membuat respirator dan ventilator untuk penggunaan medis.

Dalam siaran persnya, Ford akan menjalin kemitraan dengan 3M, dan akan menghasilkan penciptaan Respirator Pemurni Udara Bertenaga baru (PAPR), yang akan dirakit di fasilitas Ford yang dirahasiakan dengan bantuan pekerja UAW.

Kerja sama kedua adalah dengan GE Healthcare yang akan menghasilkan ventilator baru yang dibutuhkan oleh pasien saat mereka mengalami kegagalan pernapasan. Menariknya, dalam membuat ventilator, Ford akan menggunakan bahan baku yang salah satunya digunakan untuk membuat mobil Ford F-150.

Selain itu, Ford berkomitmen untuk merakit 100.000 pelindung wajah plastik per minggu untuk digunakan oleh para profesional medis, pekerja pabrik dan pegawai toko, dan mengatakan pencetakan 3D akan digunakan untuk menghasilkan komponen yang akan digunakan dalam peralatan pelindung pribadi.

“Ini adalah saat yang kritis bagi Amerika dan dunia. Ini adalah waktu untuk bertindak dan bekerja sama. Dengan berkumpul bersama di berbagai industri, kita dapat membuat perubahan nyata bagi orang-orang yang membutuhkan dan bagi mereka yang berada di garis depan krisis ini,” kata Bill Ford, ketua eksekutif Ford dalam sebuah pernyataan.

“Di Ford, kami merasakan kewajiban yang mendalam untuk melangkah dan berkontribusi pada saat dibutuhkan, seperti yang selalu kami miliki selama 117 tahun sejarah perusahaan kami,” tandasnya.

Saat ini 423.368 orang di seluruh dunia terinfeksi virus Korona. Angka kematian mencapai 18.908 orang. Di AS sendiri, 54.916 orang terinfeksi dan kematian mencapai 784 orang.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads