alexametrics

Hyundai Kona Listrik Belum Rilis Terjepret di Parkiran Mall di Jakarta

24 Juni 2020, 10:36:55 WIB

JawaPos.com – Rupanya pabrikan Korea Selatan merek Hyundai mulai ancang-ancang akan memperkenalkan varian elektriknya untuk model Kona. Ini diperkuat dengan ada nya foto yang terjepret secara tak sengaja di area parkir salah satu mall di Jakarta Selatan.

Foto ini hasil jepretan salah satu Youtuber otomotif kondang Bang Koboi yang kebetulan melintas di area parkir mall. Saat dihubungi JawaPos.com Bang Koboi membenarkan hal ini, menurutnya ada beberapa model mobil Hyundai yang terparkir dengan beberapa bagian mobil tertutup stiker warna putih.

“Ya, mas itu foto gak sengaja saya jepret di area parkir ITC Permata Hijau saat saya mau ambil kendaraan saya di parkiran,” ujar Bang Koboi, Rabu (24/6).

Sebenarnya, video terkait keberadaan Hyudai Kona Electric diparkiran telah beredar akhir pekan lalu, namun hari ini raib tanpa ada keterangan di video selanjutnya.

Kembali lagi dengan foto Hyundai yang terjepret di parkiran, ada tiga jenis dan warna yang tampak. Tampilan grilnya nya pun berbeda beda, namun yang terlihat jelas dan cukup lengkap adalah warna biru. Meskipun warna merah diyakini adalah Hyundai Kona.

Sementara Hyundai warna biru diyakini adalah Kona Electic karena bila dari tampilan depan sama persis dengan yang sempat diluncurkan untuk pasar global. Pada bagian belakang terdapat emblem bertuliskan Kona. Harus diakui Hyundai sedang getol-getolnya mendukung program pemerintah terkait pembangunan ekosistem mobil ramah lingkungan ini.

Bagian belakang mobil yang disinyalir Hyundai Kona Listrik yang terjepret saat diparkiran ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan. (Istimewa)

Bahkan untuk mendorong pengembangan industri mobil listrik Tanah Air, pada tahap awal, pemerintah akan memberikan kesempatan kepada para pelaku industri otomotif untuk mengimpor dalam bentuk completely built up (CBU). Namun, dalam tiga tahun, industri diwajibkan harus memenuhi peraturan TKDN.

Kuota impor CBU mobil listrik bergantung kepada investasi dari principal (pemilik merek). Jadi, keringanan untuk impor hanya diberikan kepada pelaku industri yang sudah berkomitmen untuk melakukan investasi kendaraan listrik di Indonesia.

Hal ini rupanya tak disia-siakan Hyundai yang melakukan investasi di Indonesia senilai USD 1,55 miliar atau setara Rp 20 triliun lebih ditargetkan selesai 2030 dan akan menyerap 3.720 tenaga kerja.

Munculnya calon mobil listrik Hyundai di Indonesia ini mendadak ramai jadi bahan pembicaraan. Sangat dimungkinkan kalau pihak Hyundai masih tarik ulur untuk memperkenalkan mobil listriknya karena saat ini masih dalam situasi pandemi.  Namun sebagai informasi, mobil listrik Hyundai Ioniq telah lebih dulu hadir di Indonesia dan digunakan sebagai taksi online. Kita tunggu saja debut mobil listrik Hyundai lainnya di Indonesia.

Editor : Eko Putra



Close Ads