Perlukah Pasang Antikarat untuk Mobil Baru? Begini Kata Ahlinya

23 November 2022, 20:42:11 WIB

JawaPos.com – Barangkali banyak yang berpikir bahwa mobil baru tidak perlu menggunakan anti karat. Namanya juga masih baru, masa iya sudah berkarat. Begitulah kira-kira pendapat dari sebagian orang.

Setiap orang pasti merasa bangga dan bahagia jika memiliki kendaraan roda empat apalagi jika kendaraan tersebut baru. Namun dalam perjalanannya, Anda harus rajin merawat mobil Anda agar mobil senantiasa dalam keadaan lancar dan tak rusak.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah perlu sebuah mobil kondisi baru dipasangi antikarat? Bila Anda mencari kepastian jawabannya maka jawabannya adalah tergantung dari pemilik mobil masing-masing.

Sebenarnya lapisan antikarat juga sering menjadi bonus saat membeli mobil baru pada sebuah dealer. Biasanya lapisan antikarat ini dipasang pada kaki-kaki kendaraan yang sering terkena air saat hujan atau banjir.

Bukan hanya mobil baru, mobil lama pun bila Anda ingin memasang lapisan anti karat ini bisa saja. Untuk memasangnya Anda membutuhkan biaya yang lumayan. Sebenarnya apa tujuan dari memasang anti karat ini?

Menjawab tanya ini, Instruktur Pengecatan Daihatsu Technical Training Center Supardi menjelaskan, sebetulnya pada proses mobil dibuat atau dirakit di pabrik, setiap detail pada bodi dan komponen metal sejatinya sudah memiliki lapisan antikarat.

“Dari manufaktur sebetulnya sudah cukup (antikaratnya), sudah terstandar. Kalau perlu atau tidak menambahkan antikarat? Dikembalikan ke konsumen. Yang jelas dari pabrik kita sudah memberikan kualitas yang terbaik,” ujarnya kepada JawaPos.com belum lama ini di markas mereka di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Supardi menjelaskan, seperti namanya, penambahan antikarat di luar, setelah mobil tiba ke tangan konsumen dan dipakai, sifatnya hanya tambahan saja. Tambahan ini untuk menambahkan kekuatannya, memperkuat yang sudah diberikan pabrik.

“Yang di luaran sifatnya tambahan saja. Bisa memperkuat juga. Di pabrik kan sudah ada, nah, kalau konsumen ingin menambahkan ya nggak apa-apa, tidak pun juga tidak apa-apa. Karena dari pabriknya sudah kuat,” imbuh Supardi.

Dan lagi, proses penambahan atau pengaplikasian antikarat pada mobil juga mesti dilihat, di mana mobil tersebut dipakai. Kemudian medan jalan yang dilalui sehari-hari juga seperti apa.

“Tergantung pada lokasi dan penggunaan mobil dimana? Area perkotaan, wilayah banjir, pesisir atau apa? Intinya lingkungan turut mempengaruhi. Namun kondisi kendaraan secara prinsip sudah kami buat dengan bahan yang sebaik mungkin,” tandasnya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads