alexametrics

Alasan Efisiensi, Jaguar Land Rover Bakal Rumahkan Sebagian Pekerja

23 Januari 2020, 16:36:06 WIB

JawaPos.com – Kabar kurang mengenakkan berembus dari pabrikan otomotif Jaguar Land Rover. Pabrikan asal Inggris tersebut bakal memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya di pabrik Halewood, Inggris bagian utara. Pemangkasan tersebut dengan alasan efisiensi.

“Jaguar Land Rover mengambil langkah untuk mengoptimalkan performa, menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, dan menjaga kesuksesan jangka panjang pada bisnis kami,” sebut pihak JLR dalam pernyataan tertulis seperti dilansir Reuters.

Seperti diketahui, catatan perdagangan perusahaan itu menunjukkan penurunan sebesar enam persen pada 2019. Hal itu diakibatkan oleh kebangkitan perusahaan mobil Tiongkok serta kemerosotan permintaan kendaraan diesel di Eropa.

Hanya saja, JLR bisa bangkit dan kembali berjaya di pasar Tiongkok pada beberapa bulan terakhir tahun 2019. Jumlah penjualan meningkat 1,3 persen pada Desember 2019.

“Dipusatkan pada strategi produksi di Halewood, kami mengubah pola kerja dari tiga shift menjadi dua plus shift, mulai April 2020,” imbuh pihak JLR.

Dengan adanya rencana pemangkasan tersebut, sekitar 450 dari 4.500 tenaga kerja di pabrik Halewood, satu dari tiga pabrik JLR di Inggris, terancam dirumahkan. Ini jelas menjadi kabar yang tidak mengenakkan. Pabrik Halewood sendiri memproduksi mobil jenis SUV Range Rover Evoque dan Land Rover Discovery Sport.

Sementara itu, serikat pekerja Inggris, United the Union mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi JLR juga dialami oleh pabrik mobil lainnya di Inggris. JLR, seperti juga perusahaan lain dalam industri kendaraan, menghadapi tantangan untuk mulai berinvestasi pada kendaraan rendah dan bebas emisi seiring dengan semakin ketatnya regulasi.

Dalam waktu yang sama, perusahaan itu juga harus berurusan dengan turunnya permintaan terhadap beberapa model kendaraan bertenaga konvensional.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara


Close Ads