alexametrics

Hyundai Ioniq 5 Punya Fitur V2L Cocok untuk Berpetualang

22 Juni 2022, 22:10:35 WIB

JawaPos.com – Ada yang menarik fitur yang diberikan Hyundai Ioniq 5 dalam menunjang aktivitas dadakan, yaitu sebuah fitur Vehicle to Load (V2L). Ini merupakan perangkat atau fitur yang bisa menghubungkan steker listrik ke colokan pengisi daya pada mobil Ioniq 5.

Konektor V2L diberikan secara gratis untuk konsumen Ioniq 5 yang membeli tipe Signature. Namun bagi konsumen yang membeli tipe Prime menurut Uria Simanjuntak, Head of Public Relations PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) konektornya bisa didapatkan secara terpisah alias membeli sendiri.

“Hanya tipe Signature saja yang mendapatkan gratis, untuk tipe Prime bisa membeli konektor ini dengan harga sekitar Rp 9,3 juta,” kata Uria kepada JawaPos.com (21/6).

Ini merupakan teknologi terbaru dan belum pernah ada sebelumya. Fitur ini dikembangkan oleh Hyundai Motor Group khusus untuk model kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV.

Adanya fitur V2L pada Hyundai Ioniq 5 bisa dimanfaatkan daya listrik dari mobil hingga sebesar 3,6 kWh. Pengguna mobil ini bisa mengalirkan daya listrik untuk berbagai kebutuhan terutama pada barang elektronik yang diinginkan.

Keberadaan fitur ini sangat cocok dengan karakter konsumen Indonesia yang suka petualangan dan kebersamaan. Dan juga bisa digunakan untuk keadaan darurat, misalnya dalam situasi listrik padam di rumah mobil EV ini bisa berkontribusi untuk memberikan penerangan atau alat elektronik ringan lainnya dengan stabil.

Selain itu masyarakat Indonesia sangat menyukai petualangan dan kebersamaan, dan nuansa positif dalam kebiasaan tersebut dapat semakin dioptimalkan dengan dukungan teknologi canggih yang ada pada Hyundai Ioniq 5.

JawaPos.com berkesempatan membuktikan langsung pemasangan dan cara kerja fitur V2L di sela kegiatan test drive Hyundai Ioniq 5 di kawasan hutan wisata di kawasan Cikole, Bandung (21/6).

Ada 3 unit mobil yang dilakukan uji coba menjadi sumber tenaga barang-barang elektronik. Di mobil pertama untuk menyalakan kompor listrik, dua teko listrik, dan dua coffee grinder dengan total kebutuhan daya hampir 3.200 watt.

Sedangkan mobil kedua digunakan untuk menjadi sumber tenaga empat mesin treadmill yang membutuhkan daya listrik sekitar 2.500 watt. Sementara mobil ketiga digunakan menunjang barang-barang elektronik selama kegiatan berlangsung, diantaranya sistem audio dan lampu-lampu dekorasi dengan total 3.400 watt.

Ada empat unit mesin trademil yang sumber listriknya di ambil dari mobil Hyundai Ioniq 5. (Istimewa)

Selain untuk kegiatan outdor, dalam kabin juga terdapat beberapa port yang terletak di bawah kursi penumpang baris pertama dan kedua untuk keperluan charging handphone atau laptop yang bisa digunakan selama perjalanan.

Product Expert PT HMID Bonar Pakpahan menambahkan kalau pengguna Ioniq 5 dapat membatasi penggunaan listrik melalui V2L ini. Fungsinya, agar listrik di baterai mobil tidak sepenuhnya habis sehingga masih bisa digunakan untuk berkendara pulang atau menjangkau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terdekat,” kata Bonar.

Bicara masalah harga unit, untuk Hyundai Ioniq 5 Signature baik Standard Range ataupun Long Range yang masing-masing dijual Rp779 juta dan Rp829 juta.

Editor : Dony Lesmana Eko Putra

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads