alexametrics

Praktisi Keselamatan Sebut Berhenti di Persimpangan Ada Aturannya

22 Januari 2022, 19:03:47 WIB

JawaPos.com – Pada Jumat (21/1) pagi lalu, publik digemparkan dengan kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan truk kontainer dengan belasan kendaraan lainnya. Truk nahas yang diketahui mengalami rem itu menabrak mobil dan motor yang sedang berhenti di traffic light, Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kejadian tersebut juga viral di media sosial (medsos) lantaran rekaman CCTV pengawas di persimpangan tersebut beredar luas yang menggambarkan betapa ngerinya kejadian saat itu. Akibat insiden nahas tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia, satu kritis dan belasan lainnya luka-luka.

Mengaca pada kasus tersebut, praktisi keselamatan berkendara dari Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengingatkan, berhenti di persimpangan juga ada adabnya. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar bisa terhindar dari kejadian seperti di Balikpapan akibat truk mengalami rem blong.

Dia menyampaikan, kecelakaan ditabrak dari belakang sering kali sukar dihindari karena berada di luar kendali korban. Hal ini bisa terjadi karena kerap kali pengendara hanya fokus pada pandangan ke depan saja, area belakang jadi sedikit terabaikan.

“Ini sangat ironis bagi para korban dan pelakunya. Mutlaknya para korban secara sadar maupun dibawah alam bawa sadar mereka tidak pernah terlintas bahwa mereka akan menjadi korban kecelakaan, karena mereka sedang melakukan perlambantan atau tidak bergerak,” kata Jusri kepada JawaPos.com.

Jusri melanjutkan, kebanyakan pengendara berpikir kalau sudah pelan atau atau berhenti, berarti mereka sepenuhnya aman dari ancaman kecelakaan. Padahal tidak!

“Seringnya kita ini berpikir demikian (kalau sudah berhenti berarti aman). Padahal tidak begitu. Ancaman justru bisa datang dari orang lain, dari pengendara lain. Makanya kita harus waspada,” terang Jusri ramah.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads