alexametrics

Merasakan Skuter Canggih Vespa GTS Super Tech Berbanderol Rp 152 Juta

21 September 2019, 21:47:27 WIB

JawaPos.com – PT Piaggio Indonesia kembali menghadirkan lini motor skuter matik (skutik) Vespa di tanah air. Teranyar adalah skutik dari big body family medium Vespa GTS. Varian GTS yang dibawa kali ini adalah GTS Super Tech 300 yang diklaim membawa banyak fitur canggih.

New Vespa GTS Super Tech 300 berbasis dari keluarga GTS sebelumnya yakni GTS Super 150 i-get. Itu untuk bodinya. Sementara untuk mesin dan teknologi canggih lainnya, GTS Super Tech seperti namanya lebih mumpuni dibandingkan GTS biasa.

Vespa GTS Super Tech 300 dibanderol dengan harga yang wah. Seharga mobil yakni Rp 152 jutaan yang jika dibawa ke showroom Honda atau Toyota bisa membawa pulang LCGC Brio Satya ataupun LMPV Toyota Calya.

“Vespa GTS Super Tech 300 menghadirkan karakter kuat melalui desain yang menawan, mesin yang bertenaga, dan dilengkapi dengan teknologi termutakhir,” ujar President Director of PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega saat acara peluncuran Vespa GTS Super Tech 300 di Jakarta, Jumat (20/9) sore WIB.

Vespa GTS Super Tech 300 diklaim sebagai Vespa tercanggih yang pernah ada dari keluarga Vespa. Tak berhenti di fitur, Vespa GTS Super Tech 300 juga menjagokan sektor mesin dengan performa yang menarik. Mesinnya 300 cc.

Dengan banderol mewah, tentunya akan penuh sensasi menjajal skutik gambot keluarga GTS yang baru ini dengan mesin lebih besar dan banyak teknologi canggih. Berikut sensasi berkendara yang dirasakan JawaPos.com usai melakukan test ride.

Spesifikasi
Dari spesifikasi, Vespa GTS Super Tech 300 menggendong mesin berkubikasi 278,3 cc atau dibulatkan menjadi 300 cc. Dibandingkan dengan GTS biasa, kubikasi mesin segitu jelas lebih besar. Mesin GTS Super Tech 300 saat ini diklaim lebih bertenaga dengan sematan label High Performance Engine (HPE) baru.

Berbekal mesin tersebut, skutik berbadan besar yang hampir keseluruhan material bodi dan kerangkanya besi ini memiliki daya kuda lebih 23 HP pada 8.250 rpm. Mesin 300 HPE ini merupakan mesin 4-tak, 4 katup silinder tunggal dengan liquid-cooled serta injeksi elektronik.

Bagian buritan Vespa GTS Super Tech 300 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Mesin terbaru ini dikontrol oleh MIU4 ECU generasi terbaru yang memungkinkan kapasitas kalkulasi yang lebih besar dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi mesin secara keseluruhan. Dengan teknologi ECU tersebut memungkinkan mesin dijalankan secara praktis dan secara instan, setelah dua putaran crankshaft.

Vespa GTS Super Tech 300 terbaru secara dimensi masih sama dengan pendahulunya. Sepeda motor skutik ini memiliki panjang 1.950 mm, lebar 755 mm, jarak sumbu roda depan dan belakang 1.375 mm dan tinggi (ke jok) 790 mm. Sepeda motor tersebut membawa kapasitas tangki 8,5 liter dengan keluaran emisi di atas kertas mencapai hingga Euro 3.

Desain dan Fitur-fitur
Dari segi desain, Vespa GTS Super Tech 300 menonjolkan estetika dengan shield atau cover depan terbaru yang disebut pihak Piaggio Indonesia didesain ulang. Area horn cover atau tutup klakson terbaru kini diberi aksen warna kuning menghiasi dasi bagian depan.

Hadir juga dengan chrome-plated crest dengan bentuk terbaru pada mudguard depan dan motif honeycomb terbaru di bagian samping yang menguatkan karakter dari skuter berbentuk tawon ini. Di area depan, nuansa klasik khas Vespa Super lawas terasa kental.

Kesan lega dan clear terasa hampir di seluruh bagian bodi Vespa ini dari depan hingga ke belakang. Di bagian buritan pun demikian, bersih dengan hanya ada emblem ‘GTS Super’ di bagian kanan dan ‘Vespa’ di bagian kiri tempong bodinya dan sangat kuat nuansa klasiknya. Bagian belakang bisa dibilang menarik. Montok, bohay, aduhai, dengan desainnya yang membulat. Kesan demikian agaknya memang menjadi ciri dari keluarga GTS.

Vespa GTS Super Tech 300 juga dilengkapi dengan kontrol traksi elektronik Anti Slip Regulation (ASR) untuk mencegah roda tergelincir. Dual ABS (Anti-Iock Braking System) juga terpasang di Vespa GTS Super Tech 300 untuk memastikan keamanan maksimum bagi pengendara.

Motor ini mengadopsi layar digital TFT fuII-color 4,3 inci yang bekerja dengan sistem konektivitas smartphone Vespa MIA melalui bluetooth. Smart Dash dari Vespa GTS Super Tech 300 ini memungkinkan pengendara untuk memberikan perintah suara, menerima panggilan, mengatur notifikasi pesan yang masuk, dan sistem navigasi.

Panel instrumen mewah Vespa GTS Super Tech 300 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Vespa GTS Super Tech 300 terbaru juga mendapat peningkatan pada sistem teknologi pencahayaan dengan teknologi LED yang dipasang di depan dan belakang. Tampak depan ditandai dengan bentuk bundar dari LED headlamp, sebuah elemen yang menjadi ciri khas dalam sejarah desain Vespa, dilengkapi dengan LED DRL (Daytime Running Light) yang akan mengakomodasi visibilitas yang lebih baik.

Untuk fungsionalitas misalnya, model GTS terbaru ini juga turut dilengkapi USB port pada box di bawah kemudi untuk pengisian daya. Area simpan bagasi bawah jok juga cukup besar dengan desain memanjang.

Pada bagian bawah, bagian roda, warna glossy black yang spesial tampak pada pelek 12 inci dengan shock spring bercorak kuning yang kontras dengan warna bodi di bagian depan dan belakang. Pada sektor kaki-kaki, di depan dan di belakang, motor ini membawa rem cakram berdiameter 220 mm.

Untuk suspensi, GTS Super Tech 300 baru hadir dengan lengan depan tunggal dengan pegas helikal dan peredam kejut hidrolik tunggal. Di bagian belakang, sistem suspensi membawa shockbreaker hidrolik ganda dengan empat pengaturan tingkat kekerasan.

Pembaruan lain ada pada sentuhan jok pada Vespa GTS Super Tech 300 yang telah didesain ulang secara ergonomis dengan jok ganda beraksen jahitan two tone.

Test Ride
Siapapun yang melihat motor ini pertama kali pasti sepakat tak cocok untuk pengendara yang berpostur tubuh pendek. Apalagi perempuan. Hal demikian mengacu pada motor ini yang lebar, tinggi, dan berat. Untuk menurunkan motor dari posisi standar tengah saja sudah lumayan memakan tenaga.

Pengendara dengan tinggi badan kurang dari 170 Cm akan sedikit kesulitan menangani motor ini dari kondisi diam atau merayap di kemacetan. Pasalnya, motor yang tinggi ditambah dengan bodi dan joknya yang lebar membuat pengendara berkaki pendek mesti sedikit mengangkang.

Hanya, kalau sudah jalan, motor ini sangat nyaman. Dengan bodinya yang gambot, menikung, meliuk tetap bisa di atasi cukup baik oleh handling motor ini. Namun saran kami, jika memutuskan membeli motor ini, jangan dipakai harian. Bodinya yang lebar tentu menyulitkan untuk menyelip dalam kemacetan.

Berkendara dengan GTS Super Tech 300 terasa menyenangkan. Urusan performa, skutik ini sangat responsif, tarikan atas dan bawahnya terasa halus. Jelas saja, vespa ini menggendong mesin 300 cc. Untuk mengimbangi performanya yang gila untuk kelas motor matik, Piaggio menyematkan sejumlah fitur pendamping. Fitur tersebut yakni sistem pengereman ABS dan ASR atau kontrol traksi.

Di area cluster meter, semua tombol fungsi bisa digapai dengan mudah. Fungsional. Di kanan ada tombol ASR, Engine Stop dan Starter. Sementara di sisi kiri, ada tombol lampu jauh-dekat, lampu sign, klakson dan ada tombol kontroler panel kemudi. Kecanggihan motor ini terletak di area panel kemudi. Setelah mesin dengan performa buas, Vespa GTS Super Tech 300 juga disematkan fitur canggih berupa layar LCD 4,3 inci di depan. Layar ini adalah cluster meternya. Menggantikan fungsi oatnel speedometer konvensional.

Pada panel kemudi digital menampilkan jarak, jam, rata-rata konsumsi bahan bakar, kecepatan maksimal, voltase aki, suhu mesin, jam, konektivitas ke perangkat, dan indikator pengereman.

Pengereman canggih Vespa GTS Super Tech 300 (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Kecanggihan lain motor ini adalah pada panel kemudi digitalnya bisa menampilkan screen mirroring dari perangkat smartphone. Saat terkoneksi ke perangkat menggunakan Bluetooth dan aplikasi Vespa via smartphone baik Android maupun iOS, panel layar di cluster meternya bisa menampilkan peta digital yang sama dengan di smartphone.

Tak hanya peta, koneksi smartphone juga bisa melakukan dan menjawab panggilan telepon, menampilkan playlist musik streaming dan kebutuhan lainnya melalui aplikasi Vespa. Hal tersebut bisa mengurangi penggunaan ponsel saat berkendara.

Sayangnya, panel belum layar sentuh. Semua fungsi dikendalikan dari kontrol di sisi kiri kemudi. Hal ini mungkin untuk mengurangi interaksi pengguna dari menyentuh layar saat sedang riding dan menggangu konsentrasi. Jadi di letakan di area tombol saja di sisi kiri.

Berbekal mesin yang besar, skutik ini dibekali dengan sistem pendinginan cairan dan kipas yang menyala otomatis. Kipas mesin akan menyala secara otomatis saat mendeteksi panas. Jadi jangan kaget ketika tiba-tiba mendengar suara dengungan yang cukup kencang dari sektor mesin.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads