alexametrics

Nissan Kenalkan Fitur ProPilot Terbaru, Bikin Pengemudi Bisa Leha-Leha

21 Mei 2019, 00:00:08 WIB

JawaPos.com – Pabrikan otomotif asal Jepang, Nissan, mengenalkan teknologi terbaru ProPilot 2.0. ProPilot ini adalah sistem bantuan mengemudi yang mampu mengendalikan mobil sendiri tanpa banyak masukan dari pengemudi. Namun, pengemudi diharuskan memegang kemudi setiap saat.

Dikutip JawaPos.com dari laman resmi Nissan Global, Senin (20/5), ProPilot 2.0 ini merupakan versi yang diperbarui dari ProPilot sebelumnya. Teknologi semi otonom tersebut memungkinkan pengemudi mobil melepas tangan (hands-off drive) di jalur tunggal.

ProPilot 2.0 juga telah dirancang untuk memiliki kemampuan berkendara jalan raya on-ramp ke off-ramp (ramp to ramp). Sistem navigasi kendaraan akan bermanuver berdasarkan rute yang ditentukan pada jalan raya yang ditentukan. Sistem ini memungkinkan pengemudi untuk melaju pada satu jalur di jalan raya tanpa harus memegang kemudi.

Untuk mengaktifkan fungsi terbaru dari sistem tersebut, seperti sudah disinggung di atas, sebelumnya pengemudi harus terlebih dahulu menetapkan tujuan mereka di sistem navigasi, serta membuat rute perjalanan yang ditentukan. Setelah mobil memasuki jalan raya, sistem navigasi akan tersedia.

Ilustrasi: Fitur otonom di mobil Tesla. (AutoExpress)

Ini mirip dengan sistem Cruise Super Cadillac yang pertama kali diluncurkan beberapa tahun lalu. ProPilot 2.0 selain memungkinkan pengemudi untuk berleha-leha tanpa menggenggam kemudi selama mereka tidak mengganti jalur. Sistem juga memungkinkan sang sopir untuk segera mengambil alih kemudi jika hendak mendahului kendaraan yang lebih lambat, menjumpai persimpangan, dan situasi lainnya. Canggihnya, sistem juga memberikan panduan audio dan visual yang intuitif kepada pengemudi.

Teknologi kendaraan semi otonom ProPilot 2.0 akan hadir akhir tahun ini. Mobil sport Nissan Skyline di pasar Jepang akan menjadi kendaraan pertama yang mendapatkan bantuan pengemudi ProPilot 2.0 mulai musim gugur tahun ini.

Omong-omong soal teknologi otonom pada kendaraan dalam hal ini roda empat atau lebih, hal tersebut memang diprediksi bakal massif digunakan banyak pabrikan dalam beberapa tahun mendatang. Teknologi mobil otonom digadang-gadang merupakan masa depan kendaraan dalam membantu memudahkan mobilitas manusia.

Teknologi otonom pada kendaraan roda empat sendiri saat ini telah banyak diuji coba. Malahan, beberapa vendor otomotif sebut saja Tesla sudah mengadopsi teknologi tersebut pada mobil besutannya yang telah dilempar ke pasaran. Sayangnya, teknologi otonom di mobil Tesla agaknya masih harus menjadi contoh vendor lain untuk penyempurnaan lanjutan. Hal ini mengingat untuk saat ini mobil otonom belum benar-benar cerdas dan kerap dijumpai insiden kecelakaan lalu lintas karena malfungsi.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads