alexametrics

Mau Ganti Velg Pikir Efek Jangka Panjang Bisa Bahaya

21 Januari 2020, 08:28:34 WIB

JawaPos.com – Anda berencana untuk mengganti velg? Sebaiknya Anda harus mengetahui terlebih dahulu efek jangka panjang dari penggantian velg yang akan dilakukan. Efek jangka panjang penggantian velg maupun ban pastinya berhubungan dengan kenyamanan dan performa kendaraan, ataupun bisa juga garansi.

Bahkan bila melakukan modifikasi velg atau ban tanpa perhitungan yang matang mempunyai resiko terhadap keselamatan. Misalnya saja bila velg buatan aftermarket tak sesuai dengan berat kendaraan, akan beresiko penyok atau patah saat melewati jalanan tidak rata. Ada beberapa tips yang harus diketahui sebelum Anda melakukan penggantian velg dan ban.

Istilah fffset mungkin menjadi faktor paling penting dalam memilih dan memasang velg baru demi mendapat fitment velg yang diinginkan. Offset yang juga biasa disebut dengan istilah ‘ET’, artinya jarak antara bagian penampang tengah velg dari garis tengah velg.

Bila angka offset velgnya positif, maka posisi penampang tengah velg cenderung ke sisi luar velg. Sebaliknya jika offset-nya negatif, berarti posisi penampang tengah velg cenderung ke bagian dalam velg.

Jika nol, maka posisi lubang velg berada tepat pada garis tengah velg. Pengertian mudahnya adalah jika semakin kecil offset velg, maka bibir velg atau lips terluar akan semakin mendekati atau bahkan keluar dari fender.

Sebaliknya, bila offset velg semakin besar atau angkanya positif, maka bibir velg atau lips terluar akan semakin kedalam. Semakin besar angka offset, semakin jauh massa roda akan terdorong di bawah mobil, mengurangi lebar track width secara keseluruhan.

Dalam kasus lain bila Anda mempertimbangkan untuk memasang velg lebar, buat offsetnya tidak keluar dari fender (untuk velg bertipe 3-pieces yang bisa di-custom). Offset yang kecil atau minus mungkin membuat lips atau bibir terluar velg keluar dari fender.

Solusinya Anda bisa melakukan teknik roll fender, memasang fender flare, mengatur sudut camber atau menggunakan teknik tyre stretching.

Jika velg terpasang terlalu jauh keluar dari fender, menyebabkan dinding ban bergesekan dengan fender. Ini jika lipatan dalam fender belum di-roll. Ini bakal memperpendek umur atau bahkan merobek ban dan merusak bentuk fender yang juga berbahaya.

Istilah ini dikenal dengan rubbing atau ‘gesrot’. Perlu diketahui bahwa dinding ban adalah bagian paling sulit dideteksi kerusakannya, tidak seperti permukaan ban.

Idealnya, offset dari velg yang baru tidak lebih dari 5 milimeter. Baik itu lebih besar atau lebih kecil, dari offset velg OEM atau bawaan mobil. Jika besarnya offset velg OEM sekitar 15, artinya velg baru Anda sebaiknya memiliki offset 10 atau 20.

Wajib menjadi perhatian, kalau mengubah besaran offset secara drastis akan berpengaruh pada pengendaraan mobil Anda. Sebaiknya Anda harus tahu lebih dulu offset velg standar dari mobil Anda. Semoga bermanfaat.

Editor : Eko Putra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads