alexametrics
GIIAS 2019

Menjajal Honda ADV 150, Penantang Yamaha Nmax dan Aerox

20 Juli 2019, 11:08:13 WIB

JawaPos.com – Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan motor skuter matik (skutik) terbaru. Besutan teranyar adalah motor beraliran adventure dengan nama ADV 150. Motor ini bisa dibilang sebagai penantang dari Yamaha Aerox dan juga Yamaha Nmax.

Sekilas tentang Honda ADV 150, merupakan motor adventure terbaru yang dihadirkan oleh Astra Honda Motor. Meski merupakan motor generasi baru dengan aliran yang baru pula, motor ini masih menggunakan platform yang kurang lebih mirip dengan Honda PCX, mesinnya juga demikian.

Astra Honda Motor sebelumnya juga mengatakan bahwa motor ini adalah motor yang sama dengan segmen pasar dari Honda PCX. Segmen tersebut adalah penyuka skutik berbadan besar dengan segmentasi kelas menengah ke atas. Namun begitu untuk Honda ADV 150, motor ini lebih menyasar kepada kalangan penyuka kegiatan luar ruang, adventure, dan perjalanan jauh atau turing menggunakan motor.

Dengan teman yang demikian, motor ini hadir dengan suspensi dan dimensi yang mendukung untuk kegiatan adventure. Hal tersebut dibuktikan dengan fork atau suspensi bagian depan dan bagian belakang yang lebih tinggi untuk mendukung motor melibas jalanan yang kurang mulus atau trek adventure.

Honda ADV 150 merupakan motor skutik adventure pertama yang dirilis di dunia. Ya, Indonesia menjadi yang pertama Honda melahirkan skutik adventure ini ke pasaran untuk konsumen yang gila petualangan namun tetap fungsional dengan segala kelebihan motor matik.

Untuk Honda ADV 150, JawaPos.com kembali berkesempatan untuk pertama kalinya menjajal skuter matik ini. Berikut pos impression dan pengalaman JawaPos.com selama menjajal motor ini sesaat setelah peluncurannya.

Desain
Sebagai skutik pendatang baru, Honda ADV 150 tampaknya diperhatikan betul desainnya oleh Honda. Bisa dilihat skutik adventure ini benar-benar terlihat baru dan belum pernah ada di pasaran sebelumnya walaupun sekilas motor ini mirip dengan Yamaha X-Max.

Di bagian depan ada sepasang lampu utama yang di desain dengan garis-garis tegas patahan-patahan yang menyiratkan kesan tangguh dan juga macho. Lampu utama dibekali dengan lampu LED berwarna putih untuk mendukung kegiatan berkendara malam hari yang membutuhkan pencahayaan yang baik.

(Rian Alfianto/JawaPos.com)

Masih di bagian depan, ada lampu sign yang dibuat atau dipasang terpisah dari sektor lampu utama, lampunya juga LED. Desainnya benar-benar macho, tangguh, dan mendukung kesan petualang. Yang kami suka juga di bagian depan adalah desain windshield yang bisa diatur ketinggiannya dengan mudah.

Beralih ke bagian lain di sektor panel kemudi ada layar monokrom yang menjadi penunjuk dari berbagai kebutuhan pengendara. Terpisah dari panel layar, ada indikator fungsi lainnya yang dibuat terpisah dari panel utama dan dibuat dengan lampu-lampu. Indikator tersebut adalah lampu sign kanan dan kiri, pompa bensin, keamanan dengan simbol kunci, suhu mesin, dan Idling Stop System (ISS).

Kemudian di area stang kemudi yang mengusung desain tapered di sisi kanan ada fungsi tombol ISS, start engine, dan tombot lampu Hazard atau tanda bahaya. Untuk tombol lampu hazard di kelas skutik, hal ini bukan merupakan hal baru bagi Honda. Sebelumnya fitur ini sudah ada di Honda PCX.

Namun begitu, kami suka dengan adanya fitur ini karena dapat memberitahu pengendara di belakang akan adanya halangan atau rintangan serta bahaya di depan dengan menggunakan simbol lampu hazard. Di mobil fitur ini adalah fitur biasa, namun di motor fitur ini adalah fitur yang cukup bermanfaat dan kami rasa perlu dihadirkan. Kemudian untuk bagian kemudi sebelah kiri ada tombol lampu jauh-dekat lampu sign dan klakson.

(Rian Alfianto/JawaPos.com)

Untuk Honda ADV 150 motor ini juga sudah hadir dengan fitur kunci keyless yang sama dengan yang ada di Honda PCX. Di area kunci ada knob yang bisa diputar untuk menyalakan mesin pembuka tangki bensin dan juga jok belakang. Itu di sebelah kanan, di sebelah kiri ada laci penyimpanan yang bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda kecil seperti dompet serta handphone lengkap dengan power outlet.

Berada di bagian bawah, ada tangki bensin yang berada di sisi tengah di antara kaki kanan dan kaki kiri pengemudi mirip dengan tangki bensin yang ada pada Yamaha Nmax.

Honda ADV 150 memberikan area kaki yang cukup luas dengan pengemudi dimungkinkan untuk meluruskan kaki saat mengemudi. Kami dengan tinggi 170 cukup nyaman menggunakan motor ini dengan kaki yang di selonjorkan. Kamu yang berkaki besar dengan ukuran sepatu lebih dari 43 juga masih nyaman menggunakan motor ini dengan area foot rest yang nyaman. area ruang kaki penumpang dan pengemudi dibuat terpisah jadi tidak akan saling mengganggu.

Jok motor ini juga hadir secara lebar yang lumayan, cukup nyaman menampung bobot penumpang dengan bobot lebih dari 90 kg. Berlama-lama duduk di motor dengan posisi kaki yang diluruskan tampaknya akan nyaman. Pun dengan area penumpangnya yang hadir dengan jok besar luas dan empuk.

Sampai kepada bagian buritan ada lampu rem utama yang dibuat dengan desain melebar. Kami suka dengan lampu remnya juga, tegas dengan patahan-patahan yang khas namun tetap fungsional. Di bagian belakang lampu sign juga dibuat terpisah dari lampu rem utama.

Fitur dan Teknologi
Untuk Honda ADV 150, dari sisi fitur dan teknologi, sebagai skutik premium, motor ini kami katakan hadir dengan fitur yang lengkap. Seperti sudah disinggung di atas, beberapa fiturnya antara lain ada panel layar monokrom yang menurut kami menyajikan berbagai informasi yang lengkap.

Beberapa fungsi panelnya antara lain penunjuk kecepatan, RPM, indikator bensin, rata-rata penggunaan bensin, hari dan jam, suhu mesin, voltase aki, indikator jarak (Trip A dan Trip B) dan beberapa fungsi lainnya. Sebuah sajian informasi lengkap yang dikemas dalam satu layar persegi yang cukup besar.

      (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Layar panel informasi itu juga tidak diganggu dengan indikator lampu dan sebagainya yang sudah disebutkan di atas. Hal tersebut lantaran indikator dibuat terpisah berada di bagian bawah panel layar.

Yang juga penting dari segi fitur adalah teknologi keyless dari motor ini. Meski sudah ada di Honda PCX dan Vario 150, fitur ini menjadi penanda bahwa Honda ADV 150 adalah skutik premium dengan kecanggihan teknologi tanpa kunci berbasis wireless.

Kemudian di sisi lain juga ada power outlet, fitur ini jelas membantu pengguna, apa lagi untuk kebutuhan touring. Selain bisa digunakan untuk mengecas ulang smartphone, power outlet juga dimungkinkan untuk pengguna mengisi daya atau mengaliri listrik ke perangkat peta digital berbasis GPS kala sedang touring.

Fitur lain yang juga menarik adalah bagasi yang luas pada motor ini. Lihat saja, tak hanya cukul lebar, bagasi juga dibuat memanjang dengan tanpa ada tangki bensin. Bagasi demikian bisa digunakan untuk menyimpan berbagai kebutuhan pengguna, apa lagi untuk kebutuhan touring dengan bawaan yang cukup banyak.

Engine dan Performa Berkendara
Secara keseluruhan tampilan, Honda ADV 150 terlihat futuristik dan manly. Memiliki jarak terendah dengan tanah setinggi 165 mm membuat skutik ini semakin gagah dan mudah melintasi jalanan di berbagai kondisi. Desain suspensi depan yang kokoh serta penyematan wavy disc brake sebesar 240 mm pada roda depan dan sebesar 220 mm pada roda belakang memberikan kestabilan dalam melakukan pengereman serta tampil semakin sporti dan terdepan di kelasnya.

Pada bagian belakang, disematkan twin subtank rear suspension untuk memberikan kenyamanan dan kestabiian yang optimal pada saat menikung, jalan bergelombang dan berboncengan. Penggunaan tapered handle bar dan ban bawaan semi dual purpose berukuran besar 110/80 14 (depan) serta 130/70 13 (belakang) semakin memberikan kesan gagah dan tampil beda pada Honda ADV 150.

Teknologi pada bagian tata cahaya full LED juga membuat skutik ini tampil semakin futuristik. Lampu depan telah menggunakan LED dan dilengkapi sistem Daytime Running Light (DRL) yang modern. Selain itu skutik ini juga dilengkapi dengan lampu belakang dan lampu sein LED dipadukan dengan sepatbor belakang yang memiliki desain layaknya motor besar.

Honda ADV 150 untuk sektor dapur pacu didukung mesin 150 cc, berpendingin cairan eSP dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Berdasarkan hasil tes internal dengan metoda ECE R40 EURO 3, konsumsi bahan bakar menunjukkan angka 46,6 km per Iiter dengan catatan fitur ISS on, sehingga mampu menempuh jarak hingga 373 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.

(Rian Alfianto/JawaPos.com)

Untuk sektor mesin, seperti sudah dikatakan di atas, motor ini masih membawa mesin yang sama dengan mesin Honda PCX. Namun Honda mengklaim telah melakukan sedikit ubahan agar motor menjadi lebih responsif di putaran bawah.

Untuk frame atau chasis motor Honda ADV 150 meskipun membawa konsep adventure, platformnya juga dikatakan kurang lebih mirip dengan Honda PCX. Namun untuk mendukung kesan adventure, beberapa ubahan juga dilakukan, sebut saja area suspensinya.

Dibekali pilihan fitur Anti-lock Braking System (ABS) dan Combi Brake System (CBS) dengan 3 kaliper, Honda ADV 150 akan semakin membuat pengendaranya merasa aman dan nyaman. Untuk memperkuat faktor kemananan, Honda ADV 150 telah dilengkapi pula dengan fitur ESS (Emergency Stop Signal) pada tipe ABS.

Fitur ESS bakal secara otomatis akan mengaktifkan lampu hazard saat melakukan pengereman mendadak, sehingga dapat memberikan peringatan ke pengendara di sekitarnya terutama pada posisi di belakang kendaraan untuk menghindari kemungkinan kecelakaan

Pengalaman kami menjajal motor ini pada tahap awal terbukti menyenangkan. Kesan gagah, petualangan dan multifungsi hadir pada motor ini dan kami rasakan langsung. Tarikan bawahnya terasa responsif, mesinnya halus dan juga suspensinya nyaman. Wajar ini motor baru.

Untuk handling dan kemampuan manuver meskipun motor ini memiliki dimensi yang cukup besar khas skutik gambot. pengalaman kami mengajak motor ini melenggak-lenggok menghindari rintangan tetap terasa ringan, kami juga heran mengapa motor ini yang berkesan berat jus terasa ringan.

Rupanya, setelah kami konfirmasi ke pihak Honda kabarnya mereka telah melakukan sedikit ubahan di sektor frame agar bobot dari pada motor ini dapat berkurang atau minimum tidak membebani pengguna walaupun kesannya adalah motor adventure.

Menjadi pengemudi ataupun boncengers dari Honda ADV 150 terasa menyenangkan. Suspensinya halus dan kami buktikan saat melintasi undakan dengan kecepatan tinggi, walaupun tidak seperti motor cross namun intinya tetap nyaman untuk kelas motor matic. Bantingannya juga demikian, motor bisa dikendalikan dengan mudah dan tetap nyaman bagi kamu yang berbadan tidak terlalu tinggi.

Kesimpulan
Kesimpulannya kami suka dengan motor ini. Kami yang sudah menggunakan Honda PCX, Yamaha Nmaxmax serta Yamaha Aerox, motor ini kami katakan bisa bersaing dengan produk tersebut. Honda ADV 150 menurut kami lebih perform dan responsif saat diajak bermanuver melintasi padatnya jalan kota-kota besar ataupun kontur jalan tak terlalu bagus di daerah-daerah tertentu.

Yang kami suka dari motor ini selain performa dan suspensi serta desain nya, hal lain adalah fitur-fiturnya pada panel kontrol di area layar. Kami suka dengan layarnya, fungsional, sederhana namun tetap maksimal untuk digunakan sehari-hari. Informasinya lengkap.

Kemudian dari sektor kenyamanan berkendara motor ini hadir dengan posisi duduk pengemudi dan penumpang yang ergonomis. Hal ini membuat pengendara dan penumpang tidak cepat lelah saat berjalan jauh menggunakan motor ini.

Urusan kantong, Honda ADV 150 dipasarkan dengan dua tipe, ABS ISS dan CBS-ISS dengan total enam varian warna. Tipe ABS ISS dipasarkan Rp 36,5 juta (On The Road Jakarta) ini tersedia dalam dua warna, yakni Advance Red dan Advance White. Sementara itu tipe CBS-ISS yang dipasarkan seharga Rp 33,5 juta (On The Road Jakarta), mendapat empat pilihan warna, yakni Tough Matte Brown, Tough Silver, Tough Matte Black, dan Tough Red.

Namun untuk urusan kantong kami berpendapat bahwa Honda ADV 150 sedikit overprice alias kemahalan. Melihat kompetitor motor sejenis dihargai lebih murah untuk varian ABS dan non-ABS nya. Untuk harga Kami pikir anda memiliki pertimbangan tertentu sebelum melempar motor ini ke pasaran. Bisa jadi di kemudian hari motor ini akan turun harganya dan lebih ramah kantong bagi kamu yang suka dengan motor petualang, otomatis, fungsional namun tidak terlalu besar. Kita tunggu saja.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads