alexametrics

Produksi dan Pemasokan Mobil Honda Tak Terpengaruh Wabah Virus Korona

15 Februari 2020, 14:25:36 WIB

JawaPos.com – Wabah virus Korona jenis baru yang bermula di Tiongkok dan sudah menyebar ke sejumlah negara membuat sejumlah industri terpengaruh. Namun, PT Honda Prospect Motor (HPM), selagu agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia menyatakan bahwa virus Korona tak terlalu mempengaruhi produksi maupun rantai pemasokan (supply chain) Honda.

“So far tidak (mengganggu supply chain) di Honda. Saya enggak tahu kalau di tempat (perusahaan otomotif) lain,” kata Business Innovation Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy saat ditemui Antara di Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (15/2).

Lebih lanjut, Yusak mengatakan bahwa pabrik Honda yang terletak di Tiongkok seperti di Wuhan, juga akan segera beroperasi lagi pada Senin (17/2). “Tanggal 17 Februari, pabrik di Wuhan mulai start. Paling cepat tanggal 17 Februari,” imbuh Yusak.

Kendati tak terlalu berdampak secara langsung, Yusak memastikan rantai pemasokan Honda di beberapa negara tak akan terputus akibat wabah virus Korona. “Oleh karena itu kita harus ada risk management action di supply chain. Kalau di (pemasokan) massal kita harus jalan, kita kan ada di Thailand, Jepang, dan lainnya. Supply chain itu enggak boleh putus,” jelas Yusak.

Menurut Yusak, risk management action adalah hal yang sangat berat. “Kalau itu berlarut-larut, kita lihat saja nanti. So far kita memonitoring terus hour by hour progress-nya seperti apa,” pungkasnya.

Akibat wabah virus Korona, sejumlah pabrik otomotif yang beroperasi di Tiongkok terpaksa harus diberhentikan sementara. Hal itu dilakukan untuk mencegah perluasan wabah mematikan tersebut.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara


Close Ads