alexametrics

Toyota Kembangkan Proyek Canggih, Prius Dibungkus Panel Surya

12 Juli 2019, 16:42:50 WIB

JawaPos.com – Isu lingkungan dan masa depan bahan bakar fosil telah berhasil membuat para pembuat mobil berlomba menyajikan kendaraan paling ramah lingkungan. Salah satunya dengan baterai. Namun, penggunaan baterai saat ini masih terbatas pada masalah pengisian daya.

Dalam mengatasi hal tersebut, Toyota mencoba menyiasatinya dengan panel surya. Mereka tengah mengembangkan proyek memaksimalkan jangkauan mengemudi kendaraan plug-in hybrid dan all-electric serta panel surya sebagai solusi.

Dikutip JawaPos.com dari Carscoops, Jumat (12/7), Toyota telah mengumumkan rencana untuk memulai uji coba jalan umum mulai akhir Juli 2019 dengan kendaraan Prius PHV alias Prius Prime untuk pasar Amerika Serikat (AS). Mobil prius tersebut dilengkapi dengan baterai tenaga surya efisiensi tinggi.

Mobil Toyota Prius dibungkus panel surya untuk proyek eksperimental mobil tenaga surya. (Toyota/Carscoops)

Uji coba akan berlangsung di Jepang dan mendapat dukungan dari Sharp Corporation dan Organisasi Pengembangan Teknologi Industri dan Energi Baru (NEDO). Sebagai bagian dari program, Sharp akan memasok panel baterai surya onboard menggunakan sel efisiensi tinggi.

Menurut pembuat mobil itu, tujuan dari proyek tersebut adalah untuk menilai efektivitas peningkatan jarak jelajah dan efisiensi bahan bakar kendaraan berlistrik yang dilengkapi dengan baterai solar efisiensi tinggi. Toyota memasang panel surya yang disediakan oleh Sharp di atap, kap, pintu palka belakang, dan bagian lain dari mobil Prius PHV. Tentunya untuk menghasilkan mobil demo dalam uji coba jalan umum.

Dibandingkan dengan Prius PHV yang sudah tersedia dengan sistem atap pengisian tenaga surya, mobil demo lebih unggul dalam segala hal. Pada 860 W, output mampu membangkitan daya pengenal 4,8 kali lebih besar dan efisiensi konversi sel baterai surya melebihi 34 persen.

Mobil Toyota Prius dibungkus panel surya untuk proyek eksperimental mobil tenaga surya. (Toyota/Carscoops)

Terpenting, mobil demo menggunakan sistem yang dapat mengisi baterai mengemudi baik saat mobil diparkir dan saat bepergian. Pengembangan ini diharapkan mengarah pada peningkatan yang cukup besar dalam jelajah bertenaga listrik dan efisiensi bahan bakar di masa depan.

Toyota mengklaim muatan maksimal harian kendaraan eksperimental untuk baterainya dengan kendaraan dalam keadaan diparkir mampu menempuh jarak setara dengan rentang mengemudi 27,6 mil atau setara 44,5 km. Segalanya menjadi lebih baik ketika mobil bergerak, karena muatan maksimal harian dan catu daya untuk mengemudi serta baterai tambahan mampu mencapai kisaran 56,3 km.

Mobil Toyota Prius dibungkus panel surya untuk proyek eksperimental mobil tenaga surya. (Toyota/Carscoops)

Sistem pengisian tenaga surya Prius PHV hanya memasok daya saat bergerak ke baterai tambahan dan mendukung navigasi dan sistem lainnya. Toyota akan melakukan uji coba di bawah berbagai kondisi mengemudi di Toyota City, Tokyo, dan area lain di Jepang.

Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendapatkan data dan menggunakan data yang dihasilkan untuk pengembangan sistem pengisian tenaga surya onboard. Jika dianggap lebih baik dan menguntungkan ketimbang Prius biasa dengan Hybrid, bukan tidak mungkin ke depannya Toyota akan memiliki opsi kendaraan massal dengan penggunaan panel surya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads