alexametrics

Baidu Gandeng Geely dan Toyota Kembangkan Kendaraan Otonom Pintar

10 Juli 2019, 16:05:36 WIB

JawaPos.com – Teknologi mobil otonom kian menarik perhatian kalangan raksasa otomotif. Banyak vendor dan perusahaan teknologi berlomba mewujudkan kendaraan otonom atau kendaraan swakemudi tanpa awak.

Yang terbaru, sebagaimana JawaPos.com kutip dari laman CNet, Rabu (10/7), raksasa teknologi Tiongkok, Baidu, telah menjalin kemitraan baru dengan sejumlah perusahaan otomotif untuk mengembangkan mobil otonom. Adapun yang digandeng ‘Google-nya’ Tiongkok itu adalah Geely dan Toyota.

Antara Baidu, Geely, dan Toyota akan bekerja sama dalam bidang-bidang yang melibatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan kendaraan self-driving alias kendaraan otonom. Reuters melaporkan bahwa kemitraan ini akan membuat Geely dan Toyota bergabung dengan platform mengemudi Baidu yang otonom.

Rencana Baidu saat ini adalah menyediakan produk perangkat lunak Apollo untuk kendaraan bus otonom e-Palette milik Toyota. “Baidu akan bekerja dengan Toyota untuk mengeksplorasi kegunaan lain dari teknologi kendaraan yang bisa dikendarai sendiri,” ujar wakil presiden unit kendaraan cerdas Baidu Li Zhenyu.

Sedangkan untuk Geely, kerja sama Baidu ini untuk sejumlah aplikasi AI yang berbeda seperti konektivitas cerdas dan mobilitas pintar. Platform terbuka Apollo Baidu diluncurkan pada 2017 dan sekarang menjadi salah satu ekosistem penggerak otonom terbesar di dunia.

Baidu dan gagasan kendaraan otonomnya telah memikat lebih dari 130 mitra industri untuk bergabung dengan proyek Apollo. Mitra-mitra tersebut, di antaranya, adalah produsen mobil seperti Daimler, Volvo, Ford, dan BMW. Selain itu, ribuan pengembang berkontribusi juga pada platform open-source Apollo.

Baidu mendirikan Apollo sebagai upaya untuk mempercepat pengembangan teknologi otonom dan bekerja sama dengan banyak perusahaan lain. Baidu, seperti banyak perusahaan Tiongkok lainnya, tampak ingin memimpin tidak hanya di dunia kendaraan otonom dan kecerdasan buatan, tetapi juga dalam elektrifikasi industri.

Perusahaan memang belum benar-benar melakukan ‘sign’ di Amerika Serikat (AS) yang menjadi tempat serangkaian sertifikasi dan gagasan otonom dikembangkan. Namun begitu, Baidu memiliki persetujuan untuk menguji kendaraan self-driving di jalan-jalan umum pilihan di Tiongkok.

Saat ini, seperti sudah disinggung di atas, Apollo memiliki banyak perusahaan mitra, termasuk banyak perusahaan domestik Tiongkok. Banyak pula perusahaan yang mungkin sudah Anda kenal, seperti Honda, BMW, Daimler, Volkswagen, Intel, dan Nvidia. Proyek dimulai pada 2017 dan sudah dalam iterasi kelima dengan rencana untuk mencapai otonom penuh pada 2021.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto