alexametrics

Royal Enfield Kucurkan Dana Untuk Produksi 950.000 Unit Sepeda Motor

10 April 2019, 13:06:12 WIB

JawaPos.com –  Royal Enfield, unit dari Eicher Motors Ltd. (EML) dan pemimpin global segmen sepeda motor kelas menengah yang meliputi motor berkapasitas 250-750cc, Rabu (10/4) mengumumkan rencana belanja modal (capex) tahun finansial 2019-2020 sebesar US 100 juta atau Rp 1,4 Triliun.

Penggunaan belanja modal yang telah ditentukan termasuk menyelesaikan konstruksi tahap ke-2 Technology Centre Vallam Vadagal di Tamil Nadu, India serta mempersiapkan pengembangan platform dan produk baru. Royal Enfield juga merencanakan produksi sepeda motor sebanyak 950.000 unit di tahun 2019-2020.

MD & CEO, Eicher Motors Ltd. Siddhartha Lal mengatakan  rancangan investasi perusahaan, bertujuan untuk memperkuat riset dan produksi motor-motor bermesin bongsor dengan pengembangan teknologi baru sehingga mampu bersaing dan memperkuat pasar global Royal Enfield.

“Tahun ini Royal Enfield fokus pada transisi emisi BS-VI serta memperkuat kemampuan pengembangan produk dan mempersiapkan platform global baru dengan memanfaatkan fasilitas pengembangan dan produksi yang ada,” kata Siddhartha, melalui ketarangan resminya pada JawaPos.com.

Untuk mempercepat produksi, Royal Enfield juga melakukan pengembangan fasilitas produksi Vallam Vadagal, di dekat Chennai, Tamil Nadu yang diharapkan dapat mulai berproduksi pada semester kedua tahun ini. Pembangunan Technology Centre di Chennai juga hampir rampung sebagai basis penelitian dan pengembangan teknologi.

Dengan jaringan distribusi yang luas di India, kehadirannya di level internasional yang terus berkembang melalui kehadiran produk baru, Royal Enfield merasa berada di jalur yang tepat untuk menumbuhkan segmen sepeda motor kelas menengah di tahun depan.

Pada tahun finansial 2019-2020, Royal Enfield mengumumkan pembentukan anak perusahaan di Thailand. Untuk memperkuat kehadirannya di kawasan ASEAN, Royal Enfield baru saja mengumumkan aktifitas perakitan di Thailand, fasilitas perakitan pertama di luar India. Respon awal terhadap kehadiran Royal Enfield di ASEAN, sebagai salah satu pasar terbesar kendaraan roda dua, sangat meyakinkan.

Dengan adanya fasilitas perakitan yang diharapkan mulai beroperasi pada semester pertama tahun finansial 2019-2020 dan rencana pengembangan jaringan dealership, Royal Enfield sangat siap untuk mengisi kekosongan segmen sepeda motor kelas menengah di wilayah ASEAN.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Wilfridus Zenobius Kolo



Close Ads