alexametrics

Mini Traveler Akan Dibangkitkan Lagi, Gunakan Tenaga Listrik

9 September 2019, 23:57:34 WIB

JawaPos.com – Mini pernah memiliki mobil penumpang dengan kabin luas atau MPV dengan nama Traveler pada 1960-an silam. Nah, kali ini, Mini dikabarkan memiliki niatan untuk kembali membangkitkan MPV Mini Traveler, dengan teknologi lebih canggih pastinya.

Dikutip JawaPos.com dari AutoCar via Carscoops, Senin (9/9), Mini yang berencana membangkitkan Traveler akan didukung oleh perusahaan induknya, BMW. Mini Traveler menurut sumber akan didasarkan pada platform FAAR BMW yang mendukung konfigurasi penggerak roda depan dan all wheel drive.

Fleksibilitas platform ini akan memungkinkan produsen mobil untuk menawarkan Traveler baru dengan sejumlah mesin combustion konvensional, plug-in hybrid, dan model all electric vehicle seperti sudah disebutkan di atas.

Dikatakan bahwa Mini baru dapat dikembangkan bersamaan dengan penerus BMW i3 yang akan mengadopsi bentuk yang baru. Mini baru pada akhirnya akan diposisikan sebagai saingan dari Volkswagen ID.3.

Laporan lain menyatakan bahwa model baru akan menjadi bagian dari penyelarasan perusahaan Inggris dari operasi global. Langkah ini melihat semua model masa depan yang didukung oleh platform FAAR BMW atau arsitektur yang dikembangkan bersama Great Wall Motors. Hal tersebut dikatakan sebagai sebuah strategi baru yang dibuat oleh mantan CEO BMW Harald Kruger.

Pada saat yang sama, pembuat mobil Inggris itu diduga memberikan lampu hijau untuk mobil listrik lainnya. Hanya yang ini tidak akan menjadi MPV tetapi palka tiga pintu yang penuh gaya dan pada dasarnya akan menjadi versi produksi dari konsep Rocketman 2011.

Jika ternyata benar, Rocketman akan menggunakan platform EV yang dikembangkan oleh Spotlight Automotive, sebuah usaha patungan antara BMW dan Great Wall, dan akan diluncurkan pada 2022 mendatang.

Dalam pengembangan model listrik Mini Traveller ada kemungkinan percobaan penerapan teknologi sel baterai terbaru dari BMW juga. Penggunaan paket baterai racikan BMW dengan sel tersebut dikatakan dapat memberi perkiraan jarak jelajah mencapai 400 kilometer.

Informasi awal terkait pengembangan model Mini Traveller ini juga mengembuskan rumor adanya kemungkinan tiga lokasi produksi. Fasilitas pabrik di Born (Belanda), Zhangjiagang (Tiongkok) hingga pabrik utama mereka di Oxford (Inggris). Sementara perakitan komponen lain akan dilakukan di India, Malaysia, dan Thailand.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Rian Alfianto



Close Ads