alexametrics

Pasar Otomotif Tergencet Pemilu

9 Mei 2019, 20:45:03 WIB

JawaPos.com – Penjualan ritel (retail sales) otomotif nasional hingga April 2019 mencapai 340.118 unit, turun sekitar 11,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan untuk whole sales berada di angka 337.321 unit, turun sekitar 14,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Tahun ini Pemilu panas sekali, banyak yang menunda pembelian, terutama kustomer fleet (perusahaan, Red). Hal itu berdampak cukup besar ke penjualan kita karena selama ini kontribusi fleet mencapai 12-16 persen,” ujar Marketing and CR Division Head PT Astra Internasional-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso kemarin (9/5).

Meskipun pasar otomotif nasional turun tajam, penjualan ritel Daihatsu hanya turun 6,4 persen, dan 5,2 persen untuk whole sales.”Penurunan ini masih lebih kecil dibandingkan dengan penurunan pasar, sehingga secara pangsa pasar (market share) Daihatsu mengalami kenaikan menjadi 17,8 persen untuk retail sales, dan 19,8 persen untuk whole sales,” sebutnya.

Meski begitu, Hendrayadi optimistis pasar akan kembali pulih paska ditetapkannya Presiden terpilih. Bukan itu saja, dia menilai momen Lebaran akan mampu mendongkrak penjualan di bulan Mei sekitar 5-10 persen. Selain itu penjualan akan terkerek oleh perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).”Paska Pemilu pasar akan kembali pulih,” tegasnya.

Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menambahkan, turunnya penjualan juga dipengaruhi tiga faktor makro ekonomi. Yang pertama soal budget infrastruktur yang sudah habis untuk tahun ini.”Budget infrastruktur akan kembali ditentukan Oktober. Setelah itu pembangunan akan jalan lagi,” terangnya.

Faktor kedua soal terjadinya over supply minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dunia. Diketahui permintaan dunia sedang menurun, sementara suplai melimpah sehingga harga stagnan. Faktor ketiga tentang harga batubara dunia yang masih rendah sehingga ekspor Indonesia tidak meningkat.”Tiga faktor itu berdampak pada penjualan kendaraan niaga seperti truk,” jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Agus Wirawan



Close Ads