alexametrics

Akibat Beli Ban Kadaluarsa Bisa Bikin Kecelakaan, Ini Solusinya

9 Januari 2020, 16:34:50 WIB

JawaPos.com – Salah satu komponen kendaraan yang utama adalah ban, karena ini sangat mempengaruhi fungsi vital dari kendaraan itu sendiri. Nah bicara masalah ban, bagi Anda pemilik kendaraan harus tahu hal ini agar selama perjalanan akan tetap nyaman.

Selain harus selalu mengecek kondisi ban (perawatan) perlu diketahui ban punya masa kadaluarsanya atau masa pakai. Tak jarang orang belum tahu atau tidak peduli dalam hal ini.

Yang banyak terjadi selama ini baik atau tidaknya, boleh atau tidaknya ban digunakan, hanya kita nilai dari kondisi fisiknya saja. Jika pemilik kendaraan tidak memperhatikan dan tetap menggunakannya akibatnya bisa begitu fatal.

Masalah kadaluarsa, ban memiliki masa kadaluarsa sepanjang enam tahun. Memang cukup panjang, namun bila sudah lebih dari masa pakai tersebut, maka kondisinya sudah tak laik lagi.

Perlu diketahui, ban yang sudah kadaluarsa karetnya sudah getas, akibatnya mudah retak dan pecah. Untuk menghindarkan Anda dari pemilihan ban yang sudah kadaluarsa, ternyata caranya cukup mudah.

Perlu anda perhatikan saat memilih ban adalah kode produksi yang ada. Pada ban, kode produksi akan tertera di permukaan samping ban.Setiap pabrikan tentunya punya jumlah kode digit tersendiri untuk menandai produknya, biasanya jumlah karakternya ada 5-8 digit.

Akan tetapi ada standar internasional yang bisa menjadi acuan. Menurut standar internasional, empat digit angka dari belakang menunjukkan minggu dan tahun ban diproduksi.

Misalnya bila ban yang akan Anda beli memiliki kode ‘YYY1213’, dapat dapat diartikan ban tersebut diproduksi minggu ke-12 tahun 2015. Itu artinya jika masa kadaluarsanya adalah enam tahun, mutunya masih baik.

Akan tetapi bila pada ban tertulis kode ‘CJJ5101’, maka sudah pasti tak lagi layak digunakan karena diproduksi pada minggu ke-51 tahun 2001. Nah, sebelum membeli ban sebaiknya periksa dulu seperti yang dicontohkan di atas, jangan sampai salah beli. Selain rugi juga fatal akibatnya.

Editor : Eko Putra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads