alexametrics

Menguji Peruntungan Pasar Motor Skutik 250 CC yang Kini Makin Diminati

8 Mei 2019, 10:48:57 WIB

JawaPos.com- Motor skuter matik (skutik) berbadan bongsor kini menjadi salah satu favorit masyarakat Indonesia. Setelah skutik besar bermesin 150 cc ramai memenuhi jalanan, sekarang giliran skutik 250 cc mulai digandrungi.

General Manager PT Surya Timur Sakti Jatim, Agung Mundi mengatakan, penjualan skutik premium dengan mesin 250 cc masih sangat potensial di Indonesia. Terutama Jatim. Yamaha sendiri memiliki produk Xmax di kategori tersebut. ”Motivasi orang beli premium matik sebenarnya untuk aktualisasi diri dan menimbulkan pride buat penggunanya. Karena kalau sudah pakai Xmax biasanya akan jadi pusat perhatian di jalan,” ujarnya belum lama ini.

Selain itu, alasan lain masyarakat membeli matic bongsor adalah mereka ingin naik kelas. ”Mayoritas konsumen kami di segmen 250 cc yaitu karena ingin upgrade. Contohnya, mereka sudah sudah punya motor Nmax lalu ingin ganti yang lebih bagus seperti Xmax,” ungkap Agung. Tak hanya itu saja. Di era saat ini, naik motor high end sudah menjadi kebutuhan lifestyle warga Indonesia. Sehingga tidak sedikit konsumen yang rela merogoh kocek lumayan besar demi tampil oke dalam berkendara.

Agung memaparkan, penjualan Xmax di Jatim sampai saat ini masih stabil. Tiap bulannya pihaknya mampu membukukan sales sekitar 100 – 150 unit. ”Bentuk Xmax yang seperti moge dan dengan harga yang affordable di kelasnya kami rasa bisa membuat penjualan produk ini terus positif,” imbuhnya.

Selain Yamaha, merek asal Jepang lainnya seperti Honda juga tak mau kalah bersaing di motor kategori 250 cc. Honda memiliki produk Forza untuk melawan Xmax. Marketing & Sales Division Head PT MPM Abdy Ronotana menjelaskan, Honda Forza pertama kali ditunjukkan di depan publik pada momen Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Sejak ajang tersebut, ratusan pecinta skutik mewah menyatakan minat tingginya untuk memiliki Honda Forza. ”Kalau di Jatim sendiri, sejak dilaunching hingga April 2019, konsumen yang memesan Forza sudah mencapai 29 unit. Yang sudah didistribusi ke konsumen sebanyak 10 unit,” tuturnya.

Kemudian sampai akhir tahun 2019 nanti, MPM berharap bisa menjual skutik seharga Rp 78 juta itu sebanyak 120 unit. Abdy optimis mampu meraih target tersebut karena Forza diklaim memiliki berbagai macam teknologi canggih yang mampu menarik minat beli konsumen.

Technical & Development Dept. PT MPM Naim Muhdori memaparkan, Forza hadir dengan desain mewah dan sporty serta didukung mesin berteknologi terkini. Kesan agresif disuguhkan melalui beberapa desain bodi berlekuk tajam pada sejumlah area. Penyematan teknologi lampu LED di semua titik pencahayaan juga semakin memperkuat kesan canggih dan prestisius. ”Di Forza juga telah disematkan Electrical Adjustable Windscreen yang berfungsi mengatur ketinggian windshield demi pengalaman berkendara yang semakin nyaman dan menyenangkan,” terangnya. Selain itu ukuran boks penyimpanan di balik jok juga cukup besar. Sanggup menyimpan dua helm dan barang bawaan lainnya.

Sementara itu, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada dua bulan pertama 2019 ini total penjualan motor mencapai 1.100.950 unit. Porsi skutik di periode tersebut mencapai 954.523 unit atau sekitar 85 persen dari total volume penjualan selama Januari – Februari 2019. Honda menjadi produsen yang paling tinggi kontribusinya dengan menjual 848.893 unit produknya sepanjang dua bulan itu. Sedangkan Yamaha berada diposisi kedua dengan perolehan angka sebanyak 212.597 unit.

 

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Charina Marietasari



Close Ads