alexametrics

Punya Peran Vital, Ini Cara Cargloss Uji Kualitas Helm

7 April 2021, 17:47:49 WIB

JawaPos.com – Varian helm saat ini memang banyak pilihan, namun tidak semua helm mempunyai kualitas yang sama. Meskipun pemerintah sudah mengeluarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebelum produk helm tersebut dipasarkan.

Pastinya, helm sebagai salah satu alat keselamatan berkendara memiliki fungsi sangat vital yakni melindungi kepala pengguna saat terjadinya kecelakaan.

Untuk itu memilih helm tak bisa asal demi keselamatan dengan benar-benar memperhatikan kualitasnya.

Pertumbuhan penggunaan kendaraan roda dua atau sepeda motor yang terjadi di Indonesia berbanding lurus dengan kebutuhan helm. Otomatis bisnis perangkat pelindung kepala ini menjadi sangat potensial di tanah air dan makin banyak pemain yang terjun di dalamnya.

”Cargloss Helmet yang sudah berkecimpung dalam bisnis produksi dan penjualan helm sejak 2002 sangat menaruh perhatian besar pada faktor keselamatan para pengendara sepeda motor,” ujar General Manager Cargloss Helmet Endin Nasrudin.

Endin menambahkan bahwa faktor kualitas helm produksi Cargloss Helmet dibuat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Oleh karena, membuat helm dengan kualitas terbaik menjadi perhatian penting dan telah diatur dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 1811:2007.

Dimana SNI menetapkan spesifikasi teknis untuk helm pelindung yang digunakan oleh pengendara dan penumpang kendaraan bermotor roda dua, meliputi klasifikasi helm standar terbuka (open face) dan helm standar tertutup (full -face).

Cargloss Helmet sendiri memiliki laboratorium pengujian helm. Fasilitas uji Cargloss Helmet Quality Assurance ini sesuai dengan regulasi SNI 1811:2007, JIS 8133:2007 dan ECE:2002.  Terdapat 5 alat uji untuk memastikan kualitas dari produk Cargloss Helmet sebelum dipasarkan dengan tingkat keselamatan sesuai dengan standar, yakni:

1. Tracking Point

Alat yang berfungsi untuk menentukan titik pengujian pada helm. Ada 4 titik pengujian dalam 1 helm yakni bagian atas helm, samping kanan helm, samping kiri helm, dan bagian belakang helm.

 2. G – Shock Test

Alat yang berfungsi untuk menguji ketahanan helm terhadap benturan benda tumpul atau bidang datar.  Nilai hasil pengujian tidak boleh lebih dari 300G.

3. Penetrasi Test

Alat yang berfungsi untuk menguji ketahanan helm terhadap benturan benda tajam.

4. Chinstrap Test

Alat yang berfungsi untuk menguji ketahanan penahan tali dagu helm.

5. Roll Of

Alat yang berfungsi untuk menguji efektifitas penahan tali dagu helm.

Cargloss Helmet merupakan bagian dari bisnis Cargloss Group. Di bawah PT Mega Karya Mandiri, Cargloss Helmet sudah mulai memproduksi helm pada 2002.

Selain tentunya memenuhi pasar aftermarket, Cargloss Helmet juga memproduksi helm oleh pabrikan-pabrikan sepeda motor besar (OEM) di antaranya yaitu Yamaha, Honda, Kawasaki, Suzuki hingga Piaggio. Dan masih tergabung dalam Cargloss Group, di bawah PT Putra Prima Glosia, terdapat Prime Gear yang sejak 2017 menjadi distributor helm premium Arai Helmet.

Editor : Dony Lesmana

Reporter : Agfi




Close Ads